Keluarga Pasien Komplain Tindakan Dokter W di Rumah Sakit Swasta di Ponorogo
Keluarga Pasien Komplain Tindakan Dokter W di Rumah Sakit Swasta di Ponorogo
PONOROGO, Media Jatim News - Keluarga pasien komplain terhadap tindakan salah seorang dokter penyakit dalam di RSU Swasta di Ponorogo. Pasien atas nama Ashari asal desa Tegalombo Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo yang menderita sakit diabetes/gula.
Salah satu keluarga Ashari (pensiunan ASN) menceritakan, saat itu kami melakukan kontrol di rumah sakit tersebut, hari Kamis dan Jum'at, tanggal 20 dan 21 Juni 2024.
"Saat kontrol, pasien cuma ditanya, dan tidak ditangani secara baik," ujarnya.
Kemudian pasien hanya disuruh cek darah. "Saat keluar hasil yang diberikan ternyata salah alamat, yakni hasil USG atas nama orang lain," ungkapnya.
Dan selanjutnya, masih kata salah satu keluarga pasien, saat dikomplain terkait hasil yang diberikan tidak sesuai pasien disuruh berobat di Puskesmas terdekat.
"Dengan kata, agar pasien disuruh berobat ke puskesmas terdekat," tandasnya.
Karena merasa tidak puas, akhirnya keluarga membawa Pasien Ashari ke rumah sakit di Solo.
"Setelah kami periksakan di Rumah sakit di Solo, pasien harus menjalani amputasi. Dan sudah dilakukan, biaya Nol Rupiah," ucapnya.
Pun, pelayanan di rumah Solo sangat baik dan pasien juga diperlakukan dengan baik.
Sementara itu Muryanto (Kang Mberu) anggota DPRD Ponorogo terpilih menyayangkan apa yang dilakukan Dokter W tersebut.
"Apa yang disampaikan ke pasien sangat membahayakan. Jadi hati-hati saat memberikan pelayanan kepada pasien, jangan seenaknya, apalagi sampai salah memberikan hasil cek kesehatan seorang pasien," ucap Muryanto, Jum'at (27/6/2024).
Saya juga berharap pada Rumah Sakit agar mau menegur kepada dokter yang tidak bisa bekerja secara profesional atau malah merugikan pasien. (nur).
