BREAKING NEWS

Perkuat Tradisi dan Kepedulian, Desa Bringinan, Ponorogo Gelar Istighosah Suro dan Santunan Anak Yatim

Perkuat Tradisi dan Kepedulian, Desa Bringinan, Ponorogo Gelar Istighosah Suro dan Santunan Anak Yatim


​PONOROGO, Media Jatim News – Memasuki bulan suci Muharram (Suro), Pemerintah Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, kembali menggelar rangkaian kegiatan rutin tahunan. 

Acara yang menggabungkan nilai religi dan pelestarian budaya ini berpusat di lapangan desa setempat pada Rabu malam (24/6).

​Rangkaian khidmat ini sejatinya telah dimulai sejak siang hari, di mana jajaran pemerintah desa melakukan ziarah dan prosesi tabur bunga di makam para leluhur serta mantan pemimpin Desa Bringinan.

Sinergi Ulama dan Umarok Sambut Ratusan Warga

​Malam puncak acara berlangsung sangat megah namun tetap sakral. Sebanyak 600 warga desa hadir memadati lapangan dengan membawa 70 takir ingkung sebagai simbol rasa syukur. 

Acara diawali dengan penampilan hadroh yang memukau dari anak-anak TPQ Madrasah Masjid Al Munawaroh di bawah asuhan Kyai Sholehan.

​Suasana khusyuk semakin terasa saat ikror ngajatne (doa hajat) dilantunkan dalam bahasa Jawa oleh Mbah Wajib, yang kemudian dilanjutkan dengan ziarah spiritual melalui doa Istighosah kubro yang dipimpin langsung oleh Kyai Sholehan.

​Hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Bringinan Barno, Camat Jambon Arip Kurniawan, perwakilan Polsek dan Koramil Jambon, perangkat desa, BPD, LPMD, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh jajaran Ketua RT dan RW se-Desa Bringinan.

Satu-satunya Desa Mandiri di Kecamatan Jambon

​Keberhasilan Desa Bringinan dalam mengelola potensi desa mendapat apresiasi tinggi dari Camat Jambon, Arip Kurniawan. Dalam sambutannya, ia mengumumkan prestasi membanggakan yang diraih oleh desa tersebut.

​"Desa Bringinan saat ini tercatat sebagai satu-satunya Desa Mandiri di wilayah Kecamatan Jambon. Kerjasama antara ulama dan umarok (pemerintah) di Desa Bringinan Alhamdulillah terjalin dengan sangat baik. Sinergi inilah yang membuat desa ini tambah guyub, rukun, dan sukses," ujar Arip Kurniawan bangga.

Kepala Desa Barno: Rawat Budaya, Jaga Kebersamaan

​Sementara itu, Kepala Desa Bringinan, Barno, dalam sambutannya menyampaikan bahwa esensi dari kegiatan malam ini adalah bentuk rasa syukur sekaligus ruang untuk merawat tradisi luhur.

​"Malam hari ini, kegiatan keagamaan Istighosah sengaja kita gabungkan dengan budaya lokal ngajatne. Ini adalah warisan leluhur yang harus terus kita rawat sebagai identitas dan fondasi karakter warga Desa Bringinan," ungkap Barno.

Barno juga menambahkan bahwa kehadiran ratusan warga dan santunan anak yatim ini menjadi bukti nyata kuatnya rasa kepedulian sosial di desanya.

​"Melalui doa bersama dan santunan kepada anak-anak yatim piatu ini, kita mengetuk pintu langit. Kita berharap Desa Bringinan selalu diberikan keberkahan, dijauhkan dari marabahaya, dan masyarakatnya semakin sejahtera, kompak, serta terus melangkah maju sebagai desa mandiri," pungkasnya.

Senada diungkapkan Barno Modin selaku ketua panitia kegiatan, kekompakan dan kebersamaan warga masyarakat desa Bringinan sehingga acara tahunan istighosah dan santunan anak yatim-piatu bisa sukses.

"Alhamdulillah, rangkaian kegiatan hari ini semua berjalan dengan lancar. Diawali tadi siang dilakukan tabur bunga bersama masyarakat. Malam harinya warga secara sukarela membawa Ingkung bersama, dilanjutkan istighosah dan santunan," ungkapnya.

​Acara kemudian ditutup dengan penyerahan santunan kepada sejumlah anak yatim-piatu serta ramah tamah menikmati hidangan ingkung bersama seluruh warga yang hadir. (nur).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar