Simbol Kebangkitan, Satu Tahun Ali Mufthi Pimpin Golkar Jatim, Ribuan Bendera Berkibar hingga Pelosok Pantura
Simbol Kebangkitan, Satu Tahun Ali Mufthi Pimpin Golkar Jatim, Ribuan Bendera Berkibar hingga Pelosok Pantura
GRESIK, Media Jatim News – Pemandangan berbeda terlihat di sepanjang jalur strategis Pantura, mulai dari Lamongan hingga Gresik. Ribuan bendera Partai Golkar tampak berkibar gagah, mendominasi ruas jalan utama, kawasan pedesaan, hingga pusat-pusat aktivitas warga.
Aksi masif ini diinisiasi oleh Wakil Ketua Pratama DPD Partai Golkar Jawa Timur, Akhsanul Yakin, sebagai bentuk peringatan satu tahun kepemimpinan H. Ali Mufthi sebagai Ketua DPD Golkar Jatim.
Bukan sekadar pemasangan atribut, Yakin menegaskan bahwa gerakan ini adalah simbol kuat dari soliditas kader di akar rumput. Menurutnya, di bawah komando H. Ali Mufthi, mesin partai di Jawa Timur kembali memanas dan menunjukkan energi baru yang lebih inklusif.
“Bendera ini bukan hanya kain kuning. Ini adalah simbol harapan dan bukti nyata bahwa Golkar hadir di tengah masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa setahun kepemimpinan Pak H. Ali Mufthi telah membangkitkan optimisme kader hingga ke pelosok desa,” ujar pria yang akrab disapa Yakin tersebut, Minggu (10/5).
Kepemimpinan yang Merangkul
Yakin menilai, H. Ali Mufthi yang terpilih secara aklamasi pada Mei 2025 lalu, telah berhasil membawa perubahan signifikan. Komunikasi internal partai menjadi lebih cair tanpa sekat kepentingan kelompok. Hal ini membuat para kader dan simpatisan merasa memiliki tanggung jawab bersama untuk membesarkan partai menuju Pemilu 2029.
Aksi pemasangan bendera ini pun dilakukan secara gotong royong. "Ada energi baru yang kami rasakan. Beliau tidak hanya memimpin secara struktural, tapi menyentuh hati para kader," tambahnya.
Mengapa Pantura?
Pemilihan jalur Lamongan-Gresik bukan tanpa alasan. Kawasan Pantura dikenal sebagai urat nadi ekonomi dan sosial di Jawa Timur. Dengan 'menguningkan' wilayah ini, Golkar ingin mengirimkan pesan visual bahwa partai berlambang pohon beringin tersebut tetap menjadi tempat berteduh dan rumah politik bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Pantura adalah jalur sosial masyarakat lintas profesi. Berkibarnya bendera kami di sana menunjukkan bahwa Golkar tidak jauh dari rakyat. Sesuai filosofi pohon beringin, kami ingin menghadirkan keteduhan dan persatuan,” tegas Yakin.
Gerakan simbolik ini juga menjadi sinyal awal bahwa Golkar Jawa Timur mulai memanaskan mesin politik untuk jangka panjang. Bagi mereka, kehadiran fisik melalui simbol partai di ruang publik sangat penting untuk memperkuat identitas perjuangan di mata masyarakat luas.
"Saat rakyat melihat bendera Golkar berkibar, di sana ada pesan: Kami ada, kami bekerja, dan kami bergerak untuk rakyat," pungkasnya. (nur).

