BREAKING NEWS

Sambang Dulur di Trenggalek, Ali Mufthi Bawa Sederet Program Pusat dan Gulirkan Wacana Pilkada Lewat DPRD

Sambang Dulur di Trenggalek, Ali Mufthi Bawa Sederet Program Pusat dan Gulirkan Wacana Pilkada Lewat DPRD


TRENGGALEK, Media Jatim News – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Golkar, H. Ali Mufthi, kembali turun ke basis melalui agenda bertajuk "Sambang Dulur, Sambung Roso". Bertempat di Balai Desa Salamwates, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Jumat (08/05).

Politisi senior ini membawa kabar baik mengenai realisasi program pembangunan sekaligus melempar gagasan krusial terkait mekanisme Pilkada.

Acara yang berlangsung gayeng ini dihadiri oleh perwakilan seluruh desa se-Kecamatan Dongko, serta jajaran anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Trenggalek.

Genjot Infrastruktur Kerakyatan

Dalam paparannya, H. Ali Mufthi menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program-program strategis dari pusat agar langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di pelosok, khususnya di Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek.

Sejumlah program padat karya dan infrastruktur dasar yang telah dan akan digelontorkan meliputi:

PISEW (Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah)

PAMSIMAS (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat)

SANIMAS (Sanitasi Berbasis Masyarakat)

P3-TGAI (Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi)

BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) atau program Bedah Rumah.

"Program-program ini adalah bentuk kehadiran negara untuk memastikan akses infrastruktur, air bersih, dan hunian layak bagi masyarakat di Dongko tetap menjadi prioritas," ujar legislator asal Kota Reog tersebut.

Soroti Pilkada Lewat DPRD: Rakyat Jangan Ditinggalkan

Selain membahas pembangunan, H. Ali Mufthi memberikan catatan tebal mengenai wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD. 

Ia menekankan bahwa meski mekanisme pemilihan dilakukan di parlemen, partisipasi publik tidak boleh dipangkas.

Ia mengusulkan agar para kandidat kepala daerah yang terjaring di DPRD tetap memiliki kewajiban untuk turun ke bawah.

"Kandidat yang dipilih DPRD tetap harus berkampanye hingga melakukan debat visi-misi di hadapan masyarakat luas. Tujuannya agar proses penjaringan tetap transparan dan melibatkan rakyat sebagai pemilik kedaulatan," tegasnya.

Ali menambahkan bahwa Partai Golkar pada dasarnya terbuka terhadap desain pemilihan lewat DPRD, namun dengan syarat mutlak: partisipasi publik harus berjalan maksimal. 

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam membedah visi-misi calon sangat penting agar pemimpin yang lahir tetap memiliki legitimasi moral dan kedekatan emosional dengan rakyatnya.

Acara ditutup dengan diskusi interaktif, di mana warga dan tokoh masyarakat menyampaikan aspirasi langsung kepada Ali Mufthi untuk diperjuangkan di tingkat pusat. (nur).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar