KPK Amankan 15 Orang dalam OTT Walikota Madiun, 9 Orang Diterbangkan ke Jakarta
KPK Amankan 15 Orang dalam OTT Walikota Madiun, 9 Orang Diterbangkan ke Jakarta
MADIUN, Media Jatim News – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pergerakan masif dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyasar pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 15 orang telah diamankan oleh tim penindakan KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dari belasan orang yang terjaring operasi tersebut, salah satunya merupakan Walikota Madiun. Selain kepala daerah, KPK juga mengamankan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pihak swasta yang diduga terlibat dalam dugaan tindak pidana korupsi.
Setelah menjalani pemeriksaan awal di gedung kepolisian setempat, KPK memutuskan untuk membawa sebagian dari mereka ke markas pusat.
Total Diamankan: 15 orang.
Dibawa ke Jakarta: 9 orang (termasuk Walikota Madiun).
Lokasi Pemeriksaan Lanjutan: Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
Juru Bicara KPK telah membenarkan adanya kegiatan penindakan di wilayah Jawa Timur tersebut. Meski demikian, pihak lembaga antirasuah belum merinci secara detail terkait kasus apa yang melatarbelakangi penangkapan ini, apakah terkait suap proyek infrastruktur, perizinan, atau pengisian jabatan.
"Benar, tim KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di Madiun. Sejauh ini ada 15 orang yang diamankan. Sebanyak 9 orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar Juru Bicara KPK dalam keterangan singkatnya.
Sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum dari para pihak yang diamankan. Pengumuman resmi mengenai konstruksi perkara dan penetapan tersangka rencananya akan disampaikan melalui konferensi pers resmi di Jakarta.
Saat ini, kantor Walikota Madiun dan sejumlah lokasi terkait dilaporkan telah dipasangi garis pembatas KPK (KPK Line) guna kepentingan penyidikan dan pengamanan barang bukti. (nur).
