Diduga Sakit Komplikasi, Penjual Jamu Herbal di Sambit Ponorogo Ditemukan Meninggal di Kiosnya
Diduga Sakit Komplikasi, Penjual Jamu Herbal di Sambit Ponorogo Ditemukan Meninggal di Kiosnya
PONOROGO, Media Jatim News – Warga Desa Besuki, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo mendadak geger pada Sabtu (7/3/2026) malam. Seorang penjual jamu herbal ditemukan meninggal dunia di dalam kios miliknya yang berlokasi di pinggir jalan raya Nasional, tepatnya di Dusun Ngadinoyo Desa Besuki.
Korban diketahui bernama Hadi Purnomo (51), warga Jalan Sekar Taman, Kelurahan Tonatan, Ponorogo. Ia ditemukan dalam keadaan lemas tak bernyawa di kios jamu miliknya yang bernama "Sumber Sehat, Seger Waras".
Kronologi kejadian, peristiwa ini bermula sekira pukul 21.30 WIB ketika salah seorang saksi, Yahudi, berniat membeli jamu di kios milik korban. Saat tiba di lokasi, korban sempat mengeluh sakit perut yang hebat kepada saksi dan meminta tolong.
Panik melihat kondisi korban, saksi Yahudi segera mencari bantuan dan bertemu dengan warga lain, Isti Rokah. Namun, saat keduanya kembali ke kios, korban sudah dalam keadaan lemas dan tidak bisa lagi diajak berkomunikasi. Kejadian tersebut kemudian segera dilaporkan ke Polsek Sambit.
Hasil Pemeriksaan Kepolisian
Kapolsek Sambit, AKP Baderi, S.H., M.H., bersama tim Inafis Polres Ponorogo dan tenaga medis dari Puskesmas Sambit langsung terjun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Kematian korban diduga kuat murni karena faktor kesehatan.
"Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan medis bersama tim Inafis, kami menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia murni akibat sakit. Tidak ditemukan adanya bekas luka atau unsur penganiayaan pada tubuh korban," ujar AKP Baderi, S.H., M.H. saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Lebih lanjut, AKP Baderi menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan pihak keluarga dan rekan-rekan korban, pria berusia 51 tahun tersebut memang memiliki riwayat penyakit komplikasi yang sudah cukup lama.
"Korban tercatat memiliki riwayat medis penyakit diabetes, jantung, dan hipertensi. Bahkan belakangan ini, korban dikabarkan mulai kesulitan untuk berjalan akibat kondisi kesehatannya tersebut," tambahnya.
Keluarga Menerima sebagai Musibah
Pihak keluarga korban yang tiba di lokasi menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Mereka keberatan untuk dilakukan otopsi dan telah menandatangani surat pernyataan resmi.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah Hadi Purnomo langsung diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka di Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, untuk proses pemakaman secara adat setempat. (nur).
