DPRD dan Bupati Ponorogo Sepakati KUA-PPAS 2026, Targetkan Kenaikan PAD Tanpa Bebani Masyarakat
DPRD dan Bupati Ponorogo Sepakati KUA-PPAS 2026, Targetkan Kenaikan PAD Tanpa Bebani Masyarakat
PONOROGO, Media Jatim News – DPRD Kabupaten Ponorogo bersama Bupati resmi menyepakati Nota Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2026.
Kesepakatan ini diambil dalam rapat paripurna DPRD Ponorogo pada Jumat (22/8/2025), sekaligus pengambilan keputusan terhadap perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2025.
Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, menyampaikan bahwa paripurna ini merupakan tahapan penting dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.
“Artinya ini adalah tahapan penyusunan untuk APBD Ponorogo tahun 2026,” ujarnya kepada wartawan.
Dwi Agus menjelaskan, dokumen KUA-PPAS ini akan ditindaklanjuti pada Oktober–November mendatang untuk kemudian disesuaikan dalam penyusunan APBD 2026 oleh legislatif dan eksekutif, dengan tetap mengacu pada kebijakan pemerintah pusat.
Ia juga menyinggung adanya pengurangan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pusat untuk daerah. Meski demikian, hal tersebut tidak akan mengganggu kerangka APBD 2026 yang sudah dirancang.
“Seperti yang telah kita dengar sebelumnya, Pemerintah Pusat akan mengurangi DAU ke daerah. Tentunya anggaran ke daerah itu ada penurunan, tetapi hal ini tidak mengurangi kerangka-kerangka APBD 2026 yang telah kita buat,” jelasnya.
Terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD), DPRD mendorong adanya kenaikan pada tahun depan. Diproyeksikan PAD Ponorogo naik sebesar 2,26% pada 2026 dibandingkan tahun 2025, dengan mengandalkan sektor pajak, retribusi daerah, dan sumber lain.
“Ya kita support PAD naik secara signifikan sampai nanti di tahun 2030, dengan tanpa membebani pajak ke masyarakat. Pajak PBB di Ponorogo dipastikan tidak akan naik. Masih ada ruang-ruang peningkatan PAD dengan ekspansi perluasan wilayah dan objek lain,” tegas Dwi Agus.
Dengan kesepakatan ini, DPRD dan Pemkab Ponorogo optimistis mampu menjaga stabilitas fiskal daerah sekaligus mendukung program pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat. (nur).

