Kreatifnya Taruno Argo Wilis SMPN 1 Ngebel, Wirosuoro Perempuan Memukau di FRR XXI
Kreatifnya Taruno Argo Wilis SMPN 1 Ngebel, Wirosuoro Perempuan Memukau di FRR XXI
NGEBEL, Media Ponorogo – SMPN 1 Ngebel yang terletak di bawah lereng Gunung Wilis, menunjukkan komitmen tinggi terhadap pelestarian budaya lokal, khususnya seni Reog Ponorogo.
Terbukti, SMPN 1 Ngebel, di bawah nakhoda Riza Aktifianto, M.Pd., konsisten menampilkan Grup Reog Taruno Argo Wilis dalam Festival Reog Remaja (FRR) sebanyak enam kali di ajang bergengsi ini.
Partisipasi mereka dalam FRR XXI Grebeg Suro 2025, kembali membuktikan dedikasi tersebut.
Pada penampilannya di malam kedua FRR, Kamis (19/6/2025), di Alun-Alun Ponorogo, Taruno Argo Wilis berhasil memukau penonton hingga Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyaksikan penampilan mereka hingga selesai.
Bukan hanya atraksi yang kompak dan memikat, Taruno Argo Wilis juga menyuguhkan inovasi yang menarik: penampilan wirosuoro perempuan.
Hal ini menunjukkan kreativitas dan keberanian SMPN 1 Ngebel dalam menyajikan seni Reog dengan sentuhan apik.
Sebanyak 40 siswa-siswi SMPN 1 Ngebel, berkolaborasi dengan alumni, membentuk tim yang solid.
Para penari, senggak, dan wirosuoro berasal dari siswa aktif, sementara pembarong dan pengrawit diisi oleh alumni yang turut mendukung pelestarian seni ini.
Kesuksesan mereka di ajang bergengsi yang masuk Kharisma Event Nusantara (KEN) ini merupakan hasil kerja keras dan persiapan matang yang dimulai sejak Juli 2024.
Riza Aktifianto mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian siswa-siswinya. "Tampilan yang luar biasa, anak-anak Snebel totalitas dalam memerankan peran masing-masing," ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen sekolah dalam melestarikan Reog Ponorogo, sebuah warisan budaya takbenda (WBTb) yang diakui UNESCO.
Reog, yang dulunya merupakan kegiatan ekstrakurikuler, sempat diintegrasikan ke dalam program P5 pada tahun pelajaran 2024-2025.
Namun, dengan dihapuskannya program P5, Reog kembali menjadi kegiatan ekstrakurikuler pada tahun pelajaran 2025-2026, memastikan latihan berkelanjutan bagi para siswa.
"SMPN 1 Ngebel ingin melestarikan budaya lokal dan mengajarkannya kepada generasi muda melalui ekstrakurikuler dan program P5," tegas Riza.
Ke depan, pihaknya bertekad untuk terus berpartisipasi dalam FRR secara rutin, menunjukkan komitmen yang tak tergoyahkan dalam menjaga dan mengembangkan seni Reog Ponorogo.
Dengan demikian, Kecamatan Ngebel dipastikan tidak akan kehabisan generasi penerus seni Reog yang begitu membanggakan ini. (agus rifai)