BREAKING NEWS

Pastikan Gedung IPSI Segera Dibangun, Miseri Efendy: Akan Jadi Episentrum Pencak Silat Nasional

Pastikan Gedung IPSI Segera Dibangun, Miseri Efendy: Akan Jadi Episentrum Pencak Silat Nasional


PONOROGO, Media Jatim News – Harapan masyarakat Ponorogo untuk memiliki fasilitas olahraga pencak silat yang representatif segera terwujud. 

Gedung Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Ponorogo bertaraf nasional dipastikan akan mulai dibangun pada tahun 2026.

Kepastian ini disampaikan oleh Ketua IPSI Ponorogo, H. Miseri Efendy, usai menggelar pertemuan strategis dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ponorogo, Senin  sore (2/1/2026). 

Dalam pertemuan tersebut, Miseri didampingi oleh pengurus IPSI, sejumlah jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan stakeholder Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Proyek strategis ini merupakan buah perjuangan dari Anggota DPR RI, H. Ali Mufthi. 

Pembangunan gedung bertaraf nasional tersebut rencananya akan menyerap anggaran APBN dengan estimasi nilai lebih dari Rp 62 miliar.

H. Miseri Efendy, yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, menjelaskan bahwa pertemuan dengan BPN dan lintas sektor ini bertujuan untuk menyinkronkan administrasi, terutama terkait status lahan.

"Kehadiran kami di BPN pertama untuk menjalin silaturahmi, kedua memastikan rencana pembangunan gedung IPSI di Kabupaten Ponorogo. Karena pada minggu kemarin sudah ada rapat via Zoom dengan Kementerian PU," ujar Miseri.

Ia menambahkan bahwa ada beberapa persyaratan administratif yang tengah dikejar agar tuntas tepat waktu, termasuk persoalan alih fungsi lahan.

"Kami sangat berharap beberapa persyaratan tadi, termasuk alih fungsi dari lahan basah ke kering yang sekarang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten, semuanya sudah bisa clear and clean di bulan Februari ini," imbuhnya.

Lebih lanjut, Miseri menekankan bahwa gedung ini nantinya tidak hanya akan menjadi kebanggaan warga Ponorogo, namun diproyeksikan sebagai pusat kegiatan pencak silat di wilayah Mataraman.

"Harapan saya, gedung ini nanti karena levelnya tidak hanya kelas Ponorogo atau regional tapi sudah nasional, bisa menjadi episentrum tidak hanya di Ponorogo, tapi di Mataraman. Ada Kediri, Tulungagung, Trenggalek, Magetan, Ngawi, Pacitan, Madiun, dan sebagainya," tambah Miseri dengan optimis.

Pun, dengan adanya gedung ini, diharapkan pembinaan atlet pencak silat di Ponorogo dan sekitarnya semakin meningkat, sekaligus memperkokoh identitas Ponorogo sebagai lumbung pesilat berprestasi.

Sementara itu Kepala ATR/BPN Ponorogo Ferri Saragih mengungkapkan posisi mereka dalam proses administrasi pertanahan untuk rencana pembangunan Gedung IPSI Ponorogo sebagai pemberi pertimbangan teknis.

'"BPN berperan sebagai instansi teknis yang memberikan pertimbangan teknis pertanahan melalui instrumen PTP (Pertimbangan Teknis Pertanahan). Terkait izin alih fungsi lahan (seperti lahan kering atau lahan basah), kewenangan utama berada di tangan Pemerintah Daerah (Pemda)," jelasnya.

Menurutnya, BPN hanya memberikan masukan dari sisi teknis pertanahan, sementara untuk pelaksanaan dan keputusan izin selebihnya merupakan domain instansi lain. (nur).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar