ODGJ yang Meninggal Dunia Terbakar, Kadinsos P3A Ponorogo: Ini Kronologisnya
ODGJ yang Meninggal Dunia Terbakar, Kadinsos P3A Ponorogo: Ini Kronologisnya
PONOROGO, Media Jatim News - Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Ponorogo membenarkan telah terjadi seorang penderita orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang meninggal dunia dalam insiden kebakaran rumah diwilayahnya.
Terjadi di Dusun Plebon Rt/Rw. 04/01, Desa Carangrejo, Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo.
Korban berinisial SW (40) meninggal dunia terpanggang saat rumah miliknya terbakar pada, Selasa sore (17/10/2023), tidak bisa keluar menyelamatkan diri dari dalam rumah karena pintu terkunci dari luar.
"Benar itu pasien ODGJ yang sudah direhabilitasi dipanti, dan ditempatkan di Kediri, mulai tahun 2014 sampai bulan April 2023, 9 tahun berada dipanti," kata Supriyadi Kepala Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Ponorogo, Rabu (18/10/2023).
Dia juga menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi dari panti rehabilitasi ODGJ di Kediri dinyatakan baik perkembangannya.
Dikatakan, setelah dinyatakan boleh pulang, kita kembalikan kepada keluarganya, sekalian kita jelaskan ada komponen PKH yang masuk dalam keluarga disabilitas.
Lebih lanjut Kadinsos P3A Supriyadi mengatakan kronologis meninggal dunia pasien bernama Sriweni (40) dalam insiden kebakaran rumah hasil investigasi, saat itu korban Sriweni ikut masak didapur bersama ibunya.
Kemudian, korban minta kepada ibunya untuk dibelikan mie sama gula. "Dan keluarlah bapak sama ibunya untuk beli mie sama gula ditoko," ujarnya.
Karena takut kalau korban nanti keluar rumah, maka pintu rumah dikunci dari luar oleh orang tuanya.
"Posisi korban saat ditemukan berada didepan pintu (dari dalam rumah). Jadi bukan di pasung," tandasnya.
Pun, korban saat kita pantau setelah pulang dari panti rehabilitasi di Kediri juga ikut ibunya membantu kerja disawah.
Sementara itu Kapolsek Sukorejo IPTU. Agus Supriyanto mengatakan, setelah mendapatkan laporan petugas Polsek Sukorejo mendatangi TKP untuk memadamkan api dan mendatangkan dua unit pemadam kebakaran dari Pemkab ponorogo. Pukul 16.00 wib api sudah bisa dipadamkan.
"Hasil penyelidikan sementara, api berasal dari dapur yang mana sebelum meninggalkan rumah, pemilik rumah memanasi kayu yang masih basah," pungkasnya. (nur).
