BREAKING NEWS

Kebakaran Lahan Jati Seluas 7 Hektare di Jenangan, Polisi Selidiki Penyebab Api

Kebakaran Lahan Jati Seluas 7 Hektare di Jenangan, Polisi Selidiki Penyebab Api


PONOROGO, Mediajatimnews.com – Kebakaran melanda kawasan hutan rakyat berupa lahan tanaman jati dan semak kering di Dukuh Pakem, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Selasa (6/10/2026). Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 7 hektare.

Kebakaran diketahui warga sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, kobaran api terlihat dari kawasan lahan di sebelah timur. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.

Namun, kobaran api yang sulit dikendalikan membuat warga meminta bantuan kepada Polsek Jenangan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo.

Petugas bersama Kasi Trantib Kecamatan Jenangan dan masyarakat kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merembet ke area lahan lainnya maupun mendekati permukiman warga.

Upaya pemadaman berlangsung hingga malam hari. Sekitar pukul 22.00 WIB, api dilaporkan masih belum sepenuhnya padam.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, berdasarkan laporan awal, belum terdapat kerugian materiil yang dilaporkan akibat kebakaran.

Sementara itu, kepolisian mulai melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber dan penyebab munculnya api. Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, api sementara diduga berasal dari bekas pembakaran rumpun atau semak kering di sekitar lahan jati.

Meski demikian, polisi belum menyimpulkan adanya unsur kesengajaan. Petugas masih melakukan pendalaman dengan memeriksa kondisi lokasi serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Kapolsek Jenangan AKP Amrih Widodo, S.H., menegaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan tidak ingin berspekulasi mengenai penyebab kebakaran sebelum seluruh fakta di lapangan diperoleh.

“Hasil olah TKP sementara, api diduga berasal dari bekas pembakaran rumpun kering di lahan jati. Namun ini masih dugaan awal. Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran, termasuk ada atau tidaknya unsur kesengajaan,” tegas AKP Amrih Widodo.

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran semak, rumpun maupun material kering secara sembarangan. Kondisi lahan yang kering membuat api berpotensi cepat membesar dan merambat ke kawasan lain.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar semak atau lahan secara sembarangan. Jika menemukan adanya kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin dan tidak meluas,” pungkasnya.

Polsek Jenangan masih melakukan pendalaman terhadap keterangan para saksi dan kondisi di sekitar lokasi guna memastikan penyebab kebakaran lahan jati tersebut. (mas).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar