BREAKING NEWS

Kebakaran Rumah di Jenangan Ponorogo Hanguskan Harta Benda, Kerugian Capai Rp20 Juta

Kebakaran Rumah di Jenangan Ponorogo Hanguskan Harta Benda, Kerugian Capai Rp20 Juta


PONOROGO, Mediajatimnews.com – Kebakaran melanda sebuah rumah milik Agung Herianto di Dukuh Desan, Desa Pintu, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Senin (7/9/2026) malam. Diduga akibat korsleting listrik, peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp20 juta.

Peristiwa pertama kali diketahui oleh warga setempat, Yati, sekitar pukul 18.00 WIB. Saat berada di sekitar lokasi, Yati mendengar bunyi letupan listrik dari arah rumah korban. Setelah didekati, terdengar teriakan meminta tolong dari dalam rumah yang berasal dari orang tua Agung Herianto.

Mengetahui kedua orang tua korban dalam kondisi sakit dan terjebak di dalam rumah, warga bergegas membantu evakuasi. Kobaran api diketahui sudah membesar dan menjalar dari area kamar tidur.

Laporan resmi masuk ke markas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Ponorogo pada pukul 18.50 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Regu A Damkar bergerak cepat menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit armada pemadam (AE 8005 TP dan AE 8133 SP).

Tiba di lokasi sekitar pukul 19.11 WIB, tim Damkar yang dipimpin Komandan Regu A, Antok Haryanto, bersama Kabid Damkar Satpol PP Ponorogo langsung melakukan pemadaman dan pendinginan. Api berhasil dikuasai sepenuhnya pada pukul 20.26 WIB tanpa kendala berarti.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, area bangunan seluas 6 x 15 meter hangus terbakar beserta barang elektronik, dokumen berharga, dan uang tunai senilai Rp5 juta. Meski demikian, kesiapsiagaan petugas dan bantuan warga berhasil menyelamatkan sekitar 80 persen struktur utama bangunan rumah.

Menanggapi kejadian ini, Kepala Bidang Damkar Satpol PP Kabupaten Ponorogo, Bambang Supeno, mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran akibat instalasi listrik.

"Kami mengimbau warga untuk secara berkala memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing. Pastikan menggunakan kabel berstandar SNI dan hindari menumpuk steker pada satu stopkontak karena bisa memicu korsleting listrik yang berujung kebakaran," tegas Bambang Supeno.

Masyarakat juga diminta untuk segera menghubungi layanan darurat Damkar jika melihat potensi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan seawal mungkin. (nur).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar