TMMD ke-129 di Ponorogo Resmi Ditutup, Kolonel Inf Yudi Biarto Tegaskan Komitmen Bangun Negeri dari Desa
TMMD ke-129 di Ponorogo Resmi Ditutup, Kolonel Inf Yudi Biarto Tegaskan Komitmen Bangun Negeri dari Desa
PONOROGO, Mediajatimnews.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 0802/Ponorogo resmi berakhir.
Penutupan program kemanunggalan TNI dan rakyat di Desa Bulu Lor tersebut ditandai dengan upacara khidmat yang mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa", bertempat di Lapangan Desa Jambon, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Kamis (13/8/2026).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Staf Ahli Pangdam V/Brawijaya Kolonel Inf Yudi Biarto memimpin jalannya upacara penutupan yang diikuti oleh sekitar 500 peserta.
Penutupan ini turut dihadiri Dandim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., MMDS. selaku Penanggung Jawab Kegiatan, jajaran Forkopimda Ponorogo, Kepala Dinas PU Jamus Kunto Purnomo yang mewakili Bupati Ponorogo, jajaran pejabat TNI-Polri se-wilayah Mataraman, organisasi masyarakat, hingga perangkat desa serta warga setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan naskah berita acara hasil pekerjaan dari Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD Letkol Arh Farauk Saputra kepada Pemkab Ponorogo, dilanjutkan dengan penanggalan tanda peserta dan pengembalian alat kerja secara simbolis.
Dalam amanat Pangdam V/Brawijaya yang dibacakan oleh Kolonel Inf Yudi Biarto, disampaikan bahwa TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI, kementerian, pemerintah daerah, dan komponen bangsa lainnya yang telah berlangsung sejak tahun 1980.
"Pelaksanaan TMMD menggunakan pola Bottom Up Planning yang terkoordinasi dari tingkat desa hingga pemerintah daerah. Ini adalah bukti nyata keseriusan TNI bersama pemerintah dalam mengatasi kesulitan masyarakat serta mempercepat pembangunan di daerah," tegas Kolonel Inf Yudi Biarto sebelum memukul gong sebagai tanda resminya penutupan TMMD ke-129.
Program yang berlangsung selama 30 hari sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 ini tidak hanya menyelesaikan sasaran fisik utama, melainkan juga merealisasikan berbagai Program Unggulan Kepala Staf Anggaran Darat (Kasad).
Di antaranya ketahanan pangan seluas 1 hektar, penyediaan TNI AD Manunggal Air Bersih (TMAB) di 5 titik, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 5 unit, paving jalan, pembangunan talud, pembangunan saluran air, pembangunan jembatan, pembangunan 5 unit MCK, pembagian 100 paket makanan tambahan stunting, serta aksi penanaman pohon dan pembersihan fasilitas umum.
Kemeriahan Reog dan Peninjauan Hasil Pembangunan
Suasana upacara kian semarak saat tarian khas Reog Ponorogo tampil memukau para tamu undangan dan masyarakat yang memadati lapangan.
Selain menyuguhkan pentas seni budaya, panitia juga menggelar penyerahan bantuan sosial (bansos), pasar murah (bazar UMKM), hingga layanan pengobatan gratis.
Usai upacara, rombongan Staf Ahli Pangdam V/Brawijaya bersama Forkopimda bergerak meninjau langsung sejumlah hasil pembangunan fisik di Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, antara lain:
Pembangunan Talud: Sepanjang 30 meter dengan tinggi 4,3 meter di RT 05 RW 01 Dukuh Bulu.
Pembangunan Jembatan: Berukuran panjang 11 meter dan lebar 3,2 meter di RT 06 RW 03 Dukuh Bibis.
Pengaspalan/Paving Jalan: Akses jalan Dukuh Ngipik sepanjang 909 meter dengan lebar 4 meter.
Rehabilitasi RTLH: Pembangunan rumah layak huni ukuran 9 x 6 meter milik Bapak Hadi Siswanto di RT 04 RW 02 Dukuh Ngipik.
Masyarakat menyambut antusias kehadiran rombongan peninjau. Hasil pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh warga, memperlancar mobilitas ekonomi antarwilayah, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat di pedesaan.
Seluruh rangkaian kegiatan penutupan yang berakhir pukul 11.00 WIB tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. (nuryasin).






