Refleksi 8 Tahun Kepemimpinan Kades Munarsih, Desa Jambon, Ponorogo, Gelar Sarasehan Kebangsaan HUT RI ke-81
Refleksi 8 Tahun Kepemimpinan Kades Munarsih, Desa Jambon, Ponorogo, Gelar Sarasehan Kebangsaan HUT RI ke-81
DESA JAMBON, PONOROGO – Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti Taman Desa Jambon, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Minggu (9/8/2026) malam.
Pemerintah Desa Jambon menggelar acara 'Sarasehan Kebangsaan' dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Diiringi alunan musik dari grup Mugi Laras PKK Jambon dan grup musik Abi Manyu, momentum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi warga, tetapi juga menjadi panggung refleksi perjalanan 8 tahun kepemimpinan Kepala Desa Jambon, Munarsih, S.H.
Acara ini dihadiri oleh Anggota DPRD Ponorogo Dapil V Kateni, Camat Jambon Arif Kurniawan, Kapolsek, Danramil Jambon, Bhabinkamtibmas, Babinsa, BPD, LPMD, tokoh masyarakat, tokoh agama, Karang Taruna, pimpinan RT/RW, PKK, serta ratusan warga Desa Jambon.
8 Tahun Transformasi dan Sinergi Pembangunan
Sejak dilantik, langkah pembangunan Desa Jambon dinilai semakin kokoh berkat kolaborasi harmonis antara pemerintah desa, masyarakat, serta dukungan legislatif dari sang suami, Kateni, S.H., yang mengabdi sebagai anggota DPRD Kabupaten Ponorogo Dapil V. Sinergi ini telah menghasilkan bukti nyata berupa pemenuhan fasilitas umum, penataan kawasan perniagaan, hingga perwajahan desa yang semakin modern.
Dalam pidato dan tayangan kilas balik profil pemerintah desa, Kepala Desa Jambon, Munarsih, S.H., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah membersamainya selama delapan tahun terakhir.
"Delapan tahun telah berlalu, bekerja menjalankan amanah masyarakat Desa Jambon dengan semangat dan saling bergotong royong. Banyak hal cerita yang bisa kita bagikan. Kita bekerja bersama sebagai satu kesatuan berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk warga," tutur Munarsih di hadapan ratusan warga yang hadir.
Ia menyadari bahwa dalam masa jabatannya yang akan resmi berakhir pada 13 September 2026, tentu ada dinamika dan tantangan yang dihadapi. Dengan penuh kerendahan hati, Munarsih menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama memimpin.
"Sebagai manusia biasa, saya menyadari sepenuhnya bahwa ibarat tak ada gading yang tak retak. Selama memimpin tentu ada kebijakan yang kurang berkenan, janji yang belum sepenuhnya terpenuhi, atau pelayanan yang belum maksimal. Dengan segala kerendahan hati, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya," ungkapnya.
Siap Meneruskan Pembangunan dan Siapkan Agenda Besar
Di akhir sambutannya, Munarsih menyampaikan niatnya untuk kembali maju dan melanjutkan kepemimpinan pada periode berikutnya demi menuntaskan program-program strategis desa yang belum terealisasi.
"Meskipun masa jabatan akan segera berakhir, pengabdian tidak boleh berhenti. Mohon doa restu dari panjenengan semua untuk periode selanjutnya. Saya ingin menyelesaikan apa yang belum bisa direalisasikan dan menambal kekurangan demi kemajuan serta kesejahteraan warga Desa Jambon," tegasnya.
Salah satu rencana besar yang disiapkannya ke depan adalah pembangunan fasilitas publik terpadu di kawasan pusat desa.
"Ke depan kita punya agenda besar yang membutuhkan kolaborasi dari pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat. Kita berencana membangun Gedung Serbaguna yang nantinya berlokasi di sebelah utara Pendopo Taman Desa Jambon. Mari terus berinovasi dan jadikan semangat kemerdekaan ini sebagai pemacu untuk membangun desa," tambah Munarsih disambut tepuk tangan warga.
BPD dan Kecamatan Apresiasi Kemajuan Desa Jambon
Apresiasi tinggi datang dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Jambon. Mewakili Ketua BPD yang berhalangan hadir karena sakit, Zaelani perwakilan BPD menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras Kades Munarsih beserta jajaran perangkat desa.
"Delapan tahun perjuangan sudah dihadapi, senang dan susah. Semoga perjuangan tersebut mendapatkan balasan dari Allah SWT. Selama 8 tahun kepemimpinan, kita semua sudah bisa melihat kemajuan nyata. Dan tadi beliau menyampaikan ingin melanjutkan kepemimpinan lagi, kita doakan semoga Bu Lurah diberikan kesehatan dan bisa melanjutkan kembali kepemimpinannya," ujar perwakilan BPD.
Hal senada disampaikan oleh Camat Jambon, Arif Kurniawan. Dalam sambutannya, ia memuji Desa Jambon yang berhasil menjadi role model atau tolok ukur kemajuan desa-desa lain di wilayah Kecamatan Jambon.
"Desa Jambon ini menjadi salah satu tolok ukur kemajuan di Kecamatan Jambon. Keberadaan pasar desa, pusat perniagaan, hingga Taman Desa Jambon ini luar biasa. Desa Jambon telah memberikan bukti nyata pembangunan dan menjadi contoh agar desa-desa lain bisa ikut maju," puji Camat Arif Kurniawan.
Malam Sarasehan Kebangsaan HUT RI ke-81 ini ditutup dengan ramah tamah dan doa bersama untuk keselamatan, kemajuan, serta kesejahteraan seluruh masyarakat Desa Jambon ke depan.
Dilanjutkan tampilan memukau dari group Laras Mugi Laras PKK Jambon dan grup musik Abi Manyu. (nuryasin).







