Kandang Kambing di Balong Ponorogo Terbakar, Tiga Ekor Ternak Mati Terpanggang
Kandang Kambing di Balong Ponorogo Terbakar, Tiga Ekor Ternak Mati Terpanggang
PONOROGO, Media Jatim News – Sebuah insiden kebakaran melanda permukiman warga di Dusun Krajan, Desa Ngumpul, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo pada Minggu (12/7/2026) siang. Kobaran api yang diduga bermula dari tumpukan jerami tersebut merembet dan menghanguskan sebuah kandang kambing milik warga. Akibat peristiwa ini, tiga ekor kambing dilaporkan mati terpanggang.
Laporan kebakaran diterima oleh Mako Pemadam Kebakaran (Damkar) Ponorogo sekitar pukul 14.00 WIB dari seorang warga bernama Budianto. Menanggapi laporan darurat tersebut, Regu B Damkar Ponorogo langsung bergerak cepat menuju lokasi yang berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat kota.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Ponorogo, Bambang Supeno, membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa material yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar dan melahap bangunan kandang.
"Kami menerima laporan adanya kebakaran jerami yang ternyata sudah merembet ke kandang kambing milik warga di Desa Ngumpul, Balong. Karena material di lokasi didominasi oleh jerami kering dan bangunan kandang yang semipermanen, api langsung berkobar hebat," ujar Bambang Supeno saat dikonfirmasi mengenai kronologi kejadian.
Bambang menambahkan, dugaan awal api dipicu oleh aktivitas di sekitar tumpukan jerami yang kemudian lepas kendali. Kebakaran ini pertama kali diketahui oleh warga setempat yang melihat kepulan asap tebal dari arah kandang. Warga sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun angin yang cukup kencang membuat api justru semakin membesar.
"Begitu mendapat laporan, kami langsung mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran sekaligus, yaitu armada dengan nomor polisi AE 8133 SP, AE 8134 SP, dan AE 8005 SP, guna memastikan lokalisir api berjalan cepat dan tidak merembet ke rumah induk atau pemukiman sekitarnya," jelas Bambang.
Petugas Damkar yang tiba di lokasi pada pukul 14.40 WIB langsung melakukan penanganan intensif bersama personel gabungan dari Regu C dan D Damkar, anggota Satpol PP, Polri, TNI, serta dibantu oleh masyarakat sekitar.
Amukan si jago merah akhirnya berhasil djinakkan sepenuhnya setelah proses pemadaman dan pembasahan intensif selama hampir dua jam. Petugas menyatakan operasi pemadaman selesai pada pukul 16.30 WIB.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, pemilik kandang harus merugi hingga jutaan rupiah.
"Tidak ada korban jiwa dari pemilik rumah, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 10 juta. Sangat disayangkan, tiga ekor kambing yang berada di dalam kandang tidak sempat diselamatkan dan ditemukan mati di lokasi," pungkas Bambang Supeno.
Pihak Satpol PP dan Damkar Ponorogo kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati saat melakukan aktivitas yang memicu api, terutama di dekat penumpukan bahan pakan ternak kering seperti jerami, guna menghindari musibah serupa. (nur).

