BREAKING NEWS

Plt Bupati Ponorogo Lepas 1.319 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Pesan Utamanya: Jangan Lupa Senyum

Plt Bupati Ponorogo Lepas 1.319 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Pesan Utamanya: Jangan Lupa Senyum

PONOROGO, Media Jatim News – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Hj. Lisyarita, secara resmi melepas 1.319 petugas Sensus Ekonomi 2026 Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ponorogo. 

Acara pelepasan ini berlangsung khidmat di Pendopo Kabupaten Ponorogo pada Jumat (19/6/2026), dengan didampingi langsung oleh Kepala BPS Kabupaten Ponorogo, Evi Trisusanti.

​Dalam sambutannya, Hj. Lisyarita menegaskan bahwa Sensus Ekonomi bukan sekadar agenda rutin pengumpulan data di atas kertas. Lebih dari itu, agenda ini merupakan amanah besar untuk merekam potret utuh perekonomian daerah.

​"Sensus ini adalah amanah besar untuk merekam denyut nadi perekonomian Ponorogo. Mulai dari usaha mikro, kecil, menengah, hingga perusahaan besar," ujar Hj. Lisyarita di hadapan ribuan petugas dan tamu undangan.

​Bunda Rita sapaan akrab Plt. Bupati Ponorogo menambahkan akurasi data lapangan sangat krusial, karena akan menjadi fondasi utama pemerintah dalam merumuskan kebijakan, perencanaan, dan strategi pembangunan Ponorogo agar lebih tepat sasaran ke depannya.

Lima Pesan Penting untuk Petugas Lapangan

​Untuk memastikan kelancaran sensus, Plt Bupati memberikan lima instruksi khusus kepada para petugas yang akan terjun langsung ke masyarakat:

1. ​Integritas Tinggi: Melaksanakan tugas dengan penuh integritas, disiplin, dan rasa tanggung jawab.

2. ​Jaga Kerahasiaan: Menghormati setiap responden, menjaga kerahasiaan data yang diberikan, serta membangun kepercayaan publik.

3. ​Semangat Kebersamaan: Bekerja secara kolektif dengan profesionalisme dan ketangguhan di lapangan.

4. ​Fokus pada Kualitas: Menyadari bahwa kualitas data yang mereka hasilkan akan menentukan arah masa depan Ponorogo.

5. ​Kesiapan Mental dan Senyum: Menjaga keramahan dalam menghadapi berbagai respons masyarakat.

​"Jangan lupa senyum, ya! Karena di lapangan nanti, dari ketuk pintu saja responsnya bisa macam-macam. Ada yang menerima dengan senyum, ada yang mecucu (cemberut), atau mungkin ada yang sedang sensitif di rumahnya. Jadi, siapkan mental," kelakar Hj. Lisyarita yang disambut tawa hangat para hadirin.

Ajakan Sinergi untuk Camat hingga RT/RW

​Hj. Lisyarita juga meminta seluruh jajaran pemerintahan dari tingkat kecamatan hingga desa untuk menyukseskan agenda nasional ini. Para camat diinstruksikan untuk segera berkoordinasi dengan kepala desa, lurah, hingga ketua RT dan RW agar ikut mengondisikan warga dan menyambut para petugas dengan baik.

​Di akhir sambutan, beliau mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, perguruan tinggi, hingga tokoh masyarakat untuk bersikap terbuka dan memberikan data yang jujur tanpa ada yang dikurangi atau dilebih-lebihkan.

​"Mari kita berikan ruang akses dan dukungan penuh. Berikan data yang sebenarnya agar kita tahu persis kelebihan dan kekurangan kita, sehingga bisa dicarikan strategi terbaik. Dengan kebersamaan, saya yakin Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi tonggak penting mewujudkan Ponorogo yang kreatif, berdaya saing, dan semakin hebat," pungkasnya. (nur)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar