Peringati Hari Lahir Pancasila, PLN UP3 Ponorogo Berikan Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan dan PLN Mobile Kepada Puluhan Siswa SMK Negeri 1 Slahung
Peringati Hari Lahir Pancasila, PLN UP3 Ponorogo Berikan Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan dan PLN Mobile Kepada Puluhan Siswa SMK Negeri 1 Slahung
PONOROGO, Media Jatim News – PLN UP3 Ponorogo melalui ULP Balong terus memperkuat edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya keselamatan ketenagalistrikan dan pemanfaatan layanan digital melalui program PLN Mobile Goes to School.
Kegiatan yang digelar di SMK Negeri 1 Slahung pada Jumat (12/6) ini diikuti oleh 50 siswa yang antusias mengikuti seluruh rangkaian materi.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari perwakilan SMK Negeri 1 Slahung, Bapak Syaiful, yang menyampaikan apresiasi atas kepedulian PLN dalam memberikan edukasi kepada para pelajar.
"Kami menyambut baik kegiatan ini karena memberikan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi siswa. Selain memahami pentingnya keselamatan dalam menggunakan listrik, para siswa juga memperoleh wawasan mengenai kemudahan layanan PLN melalui aplikasi PLN Mobile yang tentunya akan sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Mewakili PLN, Manajer ULP Balong, Bapak Yusuf Irfani, menyampaikan bahwa edukasi kepada pelajar merupakan salah satu langkah strategis dalam membangun budaya sadar keselamatan ketenagalistrikan sejak usia dini.
"Listrik telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita. Oleh karena itu, pemahaman mengenai cara menggunakan listrik dengan aman harus dimiliki sejak dini. Melalui kegiatan ini kami juga ingin mengenalkan PLN Mobile sebagai layanan digital yang memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan kelistrikan secara cepat, mudah, dan transparan," jelasnya.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa mendapatkan materi mengenai potensi bahaya listrik, cara menggunakan instalasi listrik secara aman, langkah-langkah pencegahan kecelakaan akibat listrik, hingga pengenalan fitur-fitur unggulan aplikasi PLN Mobile, seperti permohonan pasang baru, tambah daya, pembelian token, pembayaran tagihan listrik, serta layanan pengaduan.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para peserta tampak aktif bertanya dan berdiskusi, menunjukkan tingginya minat untuk memahami keselamatan ketenagalistrikan sekaligus memanfaatkan layanan digital PLN.
Sementara itu, Manajer PLN UP3 Ponorogo, Bapak Indradi Pratama, menegaskan bahwa kegiatan PLN Mobile Goes to School merupakan bagian dari komitmen PLN dalam membangun budaya keselamatan sekaligus meningkatkan literasi digital di kalangan generasi muda.
"Keselamatan ketenagalistrikan bukan hanya menjadi tanggung jawab PLN, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat. Melalui edukasi di sekolah, kami berharap para siswa dapat menjadi pelopor keselamatan di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Di sisi lain, kami juga ingin mengenalkan kemudahan layanan PLN Mobile agar masyarakat semakin terbiasa memanfaatkan layanan digital yang praktis, cepat, dan dapat diakses kapan saja," ujar Indradi.
Ia menambahkan bahwa PLN akan terus memperluas kegiatan edukasi serupa ke berbagai sekolah sebagai upaya menciptakan masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya keselamatan ketenagalistrikan dan semakin akrab dengan transformasi layanan digital PLN.
Melalui kegiatan ini, PLN berharap para pelajar tidak hanya menjadi pengguna listrik yang cerdas dan mengutamakan aspek keselamatan, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan informasi positif mengenai penggunaan listrik yang aman serta kemudahan layanan melalui aplikasi PLN Mobile kepada keluarga dan masyarakat di sekitarnya. (nur).


