BREAKING NEWS

Kabar Baik Bagi Warga Ngrayun, Jalan Selur-Wonodadi Segera Dieksekusi Rp7 Miliar, Golkar Ponorogo: Ini Baru Pemanasan

Kabar Baik Bagi Warga Ngrayun, Jalan Selur-Wonodadi Segera Dieksekusi Rp7 Miliar, Golkar Ponorogo: Ini Baru Pemanasan


​PONOROGO, Media Jatim News – Harapan warga Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo untuk menikmati infrastruktur jalan yang mulus akan segera terwujud. Proyek pembangunan jalan yang menghubungkan wilayah Selur hingga Wonodadi dipastikan akan segera dieksekusi.

​Kabar gembira ini disampaikan langsung dalam agenda silaturahmi yang dihadiri oleh tiga pilar wakil rakyat dari Partai Golkar: Anggota Komisi V DPR RI H. Ali Mufthi, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Hj. Atika Banowati, dan Ketua DPD Golkar sekaligus Anggota DPRD Ponorogo, Eko Priyo Utomo. 

Acara tersebut juga dihadiri oleh para kepala desa se-Kecamatan Ngrayun, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari 4 calon desa pemekaran, Jum'at (11/6) di Desa Ngrayun, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo.

Anggaran Rp7 Miliar: "Iki Duit Okeh, Tapi..."

​Dalam sambutannya yang disambut antusias oleh warga, Eko Priyo Utomo menyampaikan bahwa anggaran sebesar Rp7 miliar telah disiapkan untuk proyek jalan ini. 

Namun, dengan gaya khasnya yang blak-blakan dan jenaka, Pak Eko langsung melempar joke segar yang membuat ruangan pecah oleh tawa.

​"Pitung miliar (7 miliar) kuwi duit akeh, Pak, Bu. Tapi lek ditanjakne neng Ngrayun yo urung iso merata. Yo sak ruas, sak ruas disik, (Tujuh miliar itu uang banyak, tapi kalau dipakai di Ngrayun ya belum bisa merata. Ya satu ruas, satu ruas dulu)," ujar Eko Priyo Utomo sambil terkekeh.

​Ia menambahkan bahwa pembangunan ini sengaja dicicil bertahap demi "strategi" politik yang masuk akal sehat.

​"Yo awal-awal yo kuwi sik lho ya. Pemilune sik suwe, lek dipaktekne (dihabiskan) kabeh saiki, teko ndoto (tahun 2029) yo lali panjenengan! Nggih, niki pemanasan sik nggo Ngrayun, (Ya awal-awal ini dulu. Pemilunya kan masih lama, kalau dihabiskan sekarang, pas sampai tahun 2029 nanti kalian sudah lupa! Jadi ini pemanasan dulu buat Ngrayun)," candanya yang langsung disambut tawa riuh para hadiri.

Kolaborasi Tiga Pilar untuk Ngrayun

​Meski sarat dengan candaan, Eko menegaskan bahwa kehadiran mereka bertiga merupakan instruksi langsung dari partai untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, tanpa harus menunggu momen mendekati pemilu.

​Selain urusan jalan yang dikawal oleh H. Ali Mufthi di tingkat pusat, urusan pengembangan desa dan pemekaran wilayah juga ikut dibahas. Pak Eko pun kembali melempar guyonan saat membagi tugas dengan Bu Atika Banowati.

​"Tahun niki pitung miliar. Mengko urusan Bu Atika, balai desa pemekaran iye butuh. Sing duwe duit lek urusan balai desa kuwi Bu Atika. Maka sebentar lagi Pak Kepala Desa pemekaran ndang merapat ke Bu Atika. Ojo nggoleki srinthil (uang receh) terus ae, iki yo kondang lek urusan mbangun desa kuwi, (Tahun ini 7 miliar. Nanti urusan Bu Atika, balai desa pemekaran kan butuh. Yang punya uang kalau urusan balai desa itu Bu Atika. Maka kepala desa pemekaran segera merapat ke Bu Atika. Jangan cari yang receh terus, beliau ini mumpuni kalau urusan membangun desa)," kelakarnya.

​Di akhir sambutan, Eko Priyo Utomo berharap agar bantuan infrastruktur ini menjadi berkah, membawa kelancaran rezeki bagi warga Ngrayun, serta mempererat tali silaturahmi antara warga dan para wakil rakyatnya.

​Dengan dimulainya proyek senilai Rp7 miliar ini, warga Ngrayun kini tinggal menghitung hari untuk melihat alat berat bekerja mengubah jalur Selur-Wonodadi menjadi akses yang layak dan memadai. (nur).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar