Kenalkan Electric Vehicle (EV) Lifestyle dan Keselamatan Ketenagalistrikan, PLN Ajak Aparatur Kecamatan Durenan Peduli Penggunaan Listrik yang Aman dan Ramah Lingkungan
Kenalkan Electric Vehicle (EV) Lifestyle dan Keselamatan Ketenagalistrikan, PLN Ajak Aparatur Kecamatan Durenan Peduli Penggunaan Listrik yang Aman dan Ramah Lingkungan
TRENGGALEK, Media Jatim News — Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terkait keselamatan ketenagalistrikan sekaligus mendukung transformasi energi bersih, PLN ULP Trenggalek menggelar sosialisasi bahaya listrik, pelayanan kelistrikan, serta pengenalan kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) kepada aparatur Kecamatan Durenan, Jum'at (8/5).
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Camat, Kepala Desa, Kepala Dusun, serta tokoh masyarakat. Dari total 28 undangan, sebanyak 23 peserta hadir mengikuti kegiatan dengan antusias.
Manager PLN ULP Trenggalek, Yehezkiel, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan ketenagalistrikan sekaligus memperkenalkan ekosistem Electrifying Lifestyle.
“Melalui sosialisasi ini kami berharap masyarakat semakin memahami penggunaan listrik yang aman serta lebih waspada saat beraktivitas di sekitar jaringan listrik. Kami juga mengenalkan kendaraan listrik sebagai solusi transportasi yang nyaman, efisien, dan ramah lingkungan,” ujar Yehezkiel.
Materi keselamatan ketenagalistrikan disampaikan oleh Team Leader K3L PLN ULP Trenggalek, Eko Budi Nurjianto. Sementara itu, materi pelayanan pelanggan, PLN Mobile, dan pengenalan kendaraan listrik disampaikan oleh Team Leader Pelayanan Pelanggan PLN ULP Trenggalek, Muhammad Rafid Irfan Aufa.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab (QnA) seputar keselamatan listrik, layanan PLN, hingga kendaraan listrik. Di akhir sesi, peserta juga berkesempatan melakukan test drive kendaraan listrik untuk merasakan langsung pengalaman berkendara berbasis listrik.
Melalui kegiatan ini, PLN berharap aparatur kecamatan dan perangkat desa dapat menjadi perpanjangan informasi kepada masyarakat terkait pentingnya keselamatan ketenagalistrikan sekaligus mendukung penggunaan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan. (nur).


