BREAKING NEWS

Hj. Atika Banowati: Tegas Pilih Ngebel Pariwisata, atau Ngebel Tambang, Ya Harus Pilih Pariwisata! ​

Hj. Atika Banowati: Tegas Pilih Ngebel Pariwisata, atau Ngebel Tambang, Ya Harus Pilih Pariwisata!

PONOROGO, Media Jatim News – Polemik pemanfaatan kawasan Ngebel antara sektor pariwisata dan pertambangan yang belakangan hangat diperdebatkan, mendapat perhatian serius dari legislator Jawa Timur. 

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) IX, Hj. Atika Banowati, secara tegas menyatakan keberpihakannya untuk menyelamatkan kawasan Ngebel sebagai destinasi wisata.

Politisi senior asal Kota Reog tersebut menegaskan bahwa sudah saatnya ada kejelasan sikap dan tindakan nyata demi masa depan Ngebel.

​"Saya dan teman-teman yang ada di Komisi D tentunya akan menindaklanjuti bagaimana Ngebel ini memang bisa dalam upaya... dalam upaya menyelamatkan Ngebel. Dan tentunya memang kita harus memilih, apakah pariwisatanya ataukah pertambangannya," ujar Hj. Atika Banowati saat dimintai keterangan, Rabu (28/3) saat menghadiri acara idul korban di DPD Golkar Ponorogo.

​Sesuai Aturan RTRW, Ngebel Bukan Zona Tambang

​Lebih lanjut, politisi yang dikenal vokal ini menambahkan bahwa pilihan untuk mempertahankan Ngebel sebagai kawasan wisata bukanlah tanpa dasar yang kuat. Ia merujuk pada regulasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang sudah ditetapkan.

​"Tapi kalau sekarang ya sudah harus kita pilih pariwisata, karena memang sudah keluar aturannya zonanya bahwa Ngebel itu ,, RTRW-nya Ngebel itu bukan untuk pertambangan," tegasnya secara lugas.

​Desak Penutupan dan Relokasi Tambang

​Ketika ditanya mengenai nasib aktivitas pertambangan yang saat ini tengah diperdebatkan, srikandi Fraksi Golkar ini mengisyaratkan perlunya tindakan tegas dari pihak yang berwenang, termasuk opsi penutupan atau relokasi izin tambang ke zona yang semestinya.

​"Ya, itu... yang berwenang. Dan nanti tentunya juga akan ditempatkan pada tempat-tempat yang memang zona pertambangan. Di mana zona pertambangan itu, izinnya ya kita pindahkan ke sana, dipindahkan ke sana tentunya oleh yang lebih berwenang," pungkasnya menutup pembicaraan.

​Langkah taktis Komisi D DPRD Jatim ini diharapkan mampu menyudahi polemik berkepanjangan, sekaligus memastikan kelestarian alam dan optimalisasi potensi pariwisata Ngebel sebagai salah satu ikon andalan di wilayah Ponorogo dan sekitarnya. (nur).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar