Warga Karanglo Kidul Sambut Antusias Program Bedah Rumah BSPS, Targetkan Hunian Layak di Desanya
Warga Karanglo Kidul Sambut Antusias Program Bedah Rumah BSPS, Targetkan Hunian Layak di Desanya
KARANGLO KIDUL, JAMBON, Media Jatim News – Harapan warga Desa Karanglo Kidul, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo untuk memiliki hunian yang lebih layak segera terwujud.
Puluhan calon penerima bantuan mengikuti sosialisasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang digelar di balai desa setempat pada Selasa (14/4/2026).
Program ini merupakan inisiatif Pemerintah Pusat yang disalurkan melalui aspirasi Anggota Komisi V DPR RI, H. Ali Mufthi. Bantuan ini menyasar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) guna meningkatkan kualitas tempat tinggal mereka.
Rincian Bantuan dan Mekanisme
Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) akan menerima bantuan sebesar Rp20 juta. Dana tersebut dialokasikan dengan rincian:
Rp17,5 juta untuk pembelian material bangunan.
Rp2,5 juta untuk upah tukang.
Kepala Desa Karanglo Kidul, Islami, SH, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya usulan program ini bagi warganya.
Ia menekankan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan rakyat di tingkat desa.
"Alhamdulillah, hari ini sosialisasi berjalan lancar. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak H. Ali Mufthi yang telah mengawal aspirasi warga kami. Program dari pemerintahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran ini sangat dinantikan untuk membantu warga mendapatkan rumah yang sehat dan layak huni," ujar Islami.
Ia juga berharap agar para penerima bantuan dapat memanfaatkan dana tersebut dengan sebaik-baiknya secara swadaya. "Saya ingin warga saling gotong royong agar pembangunan rumah ini bisa selesai tepat waktu dan hasilnya maksimal," tambahnya.
Pentingnya Pemahaman Administrasi
Sementara itu, petugas BSPS bagian SDM, Irsyad, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan tahapan krusial sebelum dana dicairkan. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penggunaan anggaran.
"Sosialisasi ini sangat penting agar masyarakat paham bahwa bantuan ini bersifat stimulan. Kami ingin memastikan setiap penerima mengerti mekanisme administrasi, mulai dari pemilihan material hingga laporan pertanggungjawaban nantinya," kata Irsyad.
Ia menambahkan bahwa program BSPS menuntut transparansi dan ketepatan sasaran.
"Tujuan utama kita adalah mengentaskan kemiskinan melalui perbaikan kualitas hunian. Kami akan terus mendampingi warga dari tahap awal hingga rumah selesai dibangun," tegasnya.
Verifikasi Lapangan
Pantauan di lokasi menunjukkan setelah sesi di Balai Desa berakhir, tim petugas BSPS didampingi perangkat desa langsung bergerak melakukan kunjungan rumah ke rumah (door-to-door).
Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan verifikasi faktual, kelengkapan administrasi, serta wawancara langsung dengan calon penerima guna memastikan bantuan jatuh ke tangan yang tepat.
Hadir dalam acara tersebut Ketua BPD Edi, Perangkat Desa Wachid, serta petugas teknis BSPS, Wahyu, yang turut memantau kesiapan teknis bangunan warga. (nur).


