Srikandi dari Maguwan: Kisah Sekti Endah Prasiwi Gerakkan Semangat Gotong Royong Perempuan dalam Pembangunan Jembatan Perintis Garuda
Srikandi dari desa Maguwan, Kecamatan Sambit, Ponorogo, Kisah Sekti Endah Prasiwi Gerakkan Semangat Gotong Royong Perempuan dalam Pembangunan Jembatan Perintis Garuda
PONOROGO, Media Jatim News – Kepemimpinan perempuan di tingkat desa terbukti mampu memberikan warna dan energi luar biasa bagi pembangunan daerah.
Hal ini terlihat nyata dalam sosok Sekti Endah Prasiwi, SE, Kepala Dusun (Kamituwo) Glagahan, Desa Maguwan, Kecamatan Sambit, Ponorogo.
Di tengah deru mesin dan semangat kerja bakti pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III, sosok Endah menjadi magnet penggerak bagi kaum perempuan di dusunnya untuk turut ambil bagian dalam menyukseskan proyek strategis tersebut.
Peran Vital di Balik Layar
Sejak ground breaking yang dilaksanakan oleh Kodim 0802/Ponorogo pada akhir Maret lalu, Endah tak tinggal diam. Sebagai pemimpin perempuan, ia memahami bahwa keberhasilan pembangunan jembatan di Sungai Kalisonggo ini memerlukan dukungan logistik dan moral yang kuat.
Ia mengorganisir para ibu di Dusun Glagahan untuk turun langsung ke dapur umum. Dengan penuh kehangatan, mereka menyiapkan asupan gizi dan konsumsi bagi para prajurit TNI dan warga yang bekerja keras di lapangan.
"Alhamdulillah, dengan senang hati kami bisa membantu mereka yang bekerja keras demi kemajuan warga di sini," ujar Endah dengan senyum simpul saat ditemui Media Selasa (09/04/2026).
Progres Signifikan dan Sinergitas Kuat
Hingga saat ini, progres pembangunan jembatan di Desa Maguwan dilaporkan telah mencapai 31,66%. Kecepatan target ini tidak lepas dari sinergi apik antara:
Anggota Kodim 0802/Ponorogo sebagai motor penggerak utama.
Perangkat Desa & Masyarakat yang bahu-membahu melakukan penggalian hingga pemasangan fondasi.
Kelompok Perempuan yang memastikan kesejahteraan para pekerja terjaga.
Pantauan di lokasi menunjukkan kekompakan luar biasa dalam berbagai aktivitas, mulai dari dropping material, pemasangan bouwplank, hingga pembesian footplate.
Harapan untuk Masa Depan Desa
Bagi Endah, jembatan ini bukan sekadar beton dan besi, melainkan urat nadi ekonomi dan sosial bagi warganya. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada pihak TNI yang telah memilih desanya sebagai sasaran pembangunan.
"Terima kasih banyak kepada TNI yang membantu proses terbangunnya jembatan ini. Semoga jembatan ini nantinya memberikan manfaat besar bagi kehidupan dan aksesibilitas kami sehari-hari," pungkasnya.
Sosok Sekti Endah Prasiwi menjadi bukti nyata bahwa keterlibatan perempuan dalam pembangunan infrastruktur desa tidak hanya sebatas pendukung, tetapi mampu menjadi penggerak semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa. (nur).



