Tragis! Main di Dekat Kubangan, Dua Bocah di Siman, Ponorogo Meninggal Dunia Tenggelam
Tragis! Main di Dekat Kubangan, Dua Bocah di Siman, Ponorogo Meninggal Dunia Tenggelam
PONOROGO, Media Jatim News – Kejadian memilukan menimpa dua bocah di Desa Beton, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo. Keduanya ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah kubangan air (blumbang) sedalam kurang lebih 2 meter pada Rabu (08/04/2026) sore.
Korban diketahui bernama Mochammad Azka Izzanwahyudi (6) dan Muhammad Arfan Jabar NurFaiz (7). Keduanya merupakan warga yang berdomisili di Dukuh Bantaran, Desa Madusari, Kecamatan Siman.
Kronologi Kejadian
Peristiwa maut ini pertama kali diketahui sekitar pukul 16.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kejadian bermula saat seorang anak kecil berteriak meminta tolong karena ada rekannya yang tenggelam di blumbang milik Sdr. Kholil Khusairi di Jalan Ontorejo Desa Beton Kecamatan Siman.
Saksi pertama, Muslimin (44), yang mendengar teriakan tersebut langsung berlari ke TKP. Sementara saksi kedua, Rival Arif (27), yang sedang bekerja las tak jauh dari lokasi, berhasil mengangkat satu korban yang terpantau mengapung.
Namun, satu korban lainnya sempat hilang di dasar kubangan sebelum akhirnya berhasil ditemukan setelah dilakukan pencarian manual.
Kedua korban sempat dilarikan ke RSUD Dr. Hardjono Ponorogo, namun nyawa mereka tidak tertolong.
Hasil Olah TKP dan Pemeriksaan Medis
Kapolsek Siman, AKP Nanang Budianto, S.H., memimpin langsung proses olah TKP bersama Tim Identifikasi Polres Ponorogo. Dari hasil pengecekan, diketahui kubangan tersebut memiliki luas sekitar 5 meter persegi dengan kedalaman mencapai 2 meter.
Berdasarkan pemeriksaan medis oleh Dokter Joko dari RSUD Dr. Hardjono, pada tubuh kedua korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.
"Dari hasil olah TKP, keterangan saksi-saksi, serta pemeriksaan medis, kejadian ini murni merupakan kecelakaan akibat tenggelam. Tidak ditemukan unsur pidana atau bekas penganiayaan pada tubuh kedua korban," ujar AKP Nanang Budianto.
Kapolsek juga memberikan imbauan mendalam kepada seluruh orang tua agar lebih waspada dalam mengawasi aktivitas anak-anak, terutama saat bermain di sekitar area berbahaya seperti sungai atau kubangan air.
"Kami turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu memantau keberadaan buah hatinya, pastikan tidak bermain sendirian di area yang memiliki risiko tinggi seperti blumbang ini, agar kejadian serupa tidak terulang kembali," tambahnya.
Barang Bukti
Di lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua pasang sandal milik korban, sebuah songkok hitam, serta pakaian yang dikenakan korban saat kejadian.
Saat ini, jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. (nur).

