Cuaca Ekstrem Terjang Ponorogo: Plafon IGD Puskesmas Slahung Ambrol, Layanan Dialihkan Sementara
Cuaca Ekstrem Terjang Ponorogo: Plafon IGD Puskesmas Slahung Ambrol, Layanan Dialihkan Sementara
PONOROGO, Media Jatim News – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo pada Rabu (15/4/2026) dini hari.
Akibatnya, fasilitas kesehatan Puskesmas Slahung mengalami kerusakan pada bagian atap dan plafon ruang Unit Gawat Darurat (UGD).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga deras sejak tengah malam. Angin kencang yang menyertai hujan mengakibatkan genteng berjatuhan dan plafon di ruang IGD ambrol.
Layanan IGD Tutup Sementara
Akibat kerusakan tersebut, material plafon yang jatuh sempat mengenai area pelayanan di dalam ruang IGD. Demi keamanan pasien dan percepatan proses perbaikan, pihak manajemen puskesmas memutuskan untuk menutup sementara layanan IGD.
"Untuk sementara waktu, layanan IGD di Puskesmas Slahung ditutup mulai hari ini hingga dua hari ke depan karena sedang dilakukan perbaikan intensif pada bagian atap dan plafon," ungkap salah satu petugas Puskesmas Slahung.
Meskipun layanan IGD ditutup, pihak puskesmas memastikan bahwa perbaikan dilakukan dengan cepat. Saat ini, tim di lapangan melaporkan bahwa plafon yang ambrol sudah mulai ditangani oleh pihak puskesmas.
Sementara Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Ponorogo, Masun, mengonfirmasi kejadian tersebut.
Ia menjelaskan bahwa anomali cuaca saat ini memang memicu terjadinya angin kencang di beberapa titik di Ponorogo.
"Benar telah terjadi kerusakan ringan di Puskesmas Slahung akibat cuaca ekstrem pagi tadi. Tim BPBD sudah melakukan kaji cepat dan koordinasi di lokasi. Kami menghimbau masyarakat dan pengelola fasilitas publik untuk tetap waspada, mengingat intensitas hujan yang tinggi seringkali dibarengi dengan angin kencang yang berpotensi merusak struktur bangunan yang kurang kokoh," ujar Masun.
Dikatakan, Personel BPBD Kabupaten Ponorogo, di antaranya Rizal Prasetya dan Suwito, telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pendataan.
Berdasarkan hasil pengkajian, status kejadian ini dikategorikan sebagai kerusakan ringan dan tidak masuk dalam status darurat besar.
Pihak BPBD juga terus memberikan edukasi kepada pihak puskesmas dan warga sekitar agar lebih berhati-hati saat hujan deras melanda, guna menghindari adanya korban jiwa maupun kerugian material yang lebih besar di masa mendatang. (nur).

