BREAKING NEWS

Aram Bambu Sumbat Jembatan, Desa Brahu, Ponorogo di Terjang Banjir Luapan

Aram Bambu Sumbat Jembatan, Desa Brahu, Ponorogo di Terjang Banjir Luapan


PONOROGO, Media Jatim News – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Siman, Ponorogo pada Selasa (03/03/2026) malam mengakibatkan banjir luapan di Desa Brahu. 

Selain faktor cuaca, tumpukan sampah aram bambu yang tersangkut di bawah jembatan menjadi pemicu utama meluapnya Sungai Brahu ke pemukiman warga.

Peristiwa yang terjadi sekira pukul 21.00 WIB ini menyebabkan akses jalan desa tergenang air dengan ketinggian bervariasi antara 5 cm hingga 60 cm. 

Tak hanya merendam jalanan dan pekarangan, air dilaporkan sempat masuk ke salah satu rumah warga milik Bapak Sumadi yang dihuni oleh 5 jiwa, termasuk seorang balita.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Ponorogo, Masun, mengonfirmasi bahwa penyumbatan di struktur jembatan menjadi titik krusial penyebab banjir kali ini.

"Debit air sungai meningkat tajam akibat hujan durasi lama. Sialnya, material sampah berupa aram bambu tersangkut di tiang jembatan, sehingga arus air terhambat dan meluap ke pemukiman serta jalan desa," ujar Masun saat memberikan keterangan terkait kondisi di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi air perlahan mulai surut seiring redanya hujan. 

Namun, material bambu yang menyumbat aliran sungai masih berada di lokasi dan mengancam jika hujan kembali turun.

Butuh Alat Berat untuk Evakuasi

BPBD Ponorogo telah menerjunkan tim reaksi cepat untuk melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan Pemerintah Desa Brahu. 

Mengingat volume sampah bambu yang besar dan berat, evakuasi manual dinilai tidak akan maksimal.

"Kami terus memantau situasi secara ketat. Namun, untuk membersihkan sumbatan aram bambu tersebut secara tuntas, dibutuhkan dukungan alat berat agar aliran sungai kembali normal dan risiko luapan susulan bisa kita minimalisir," tambah Masun.

Selain kebutuhan alat berat, pihak BPBD juga tengah menyiapkan bantuan logistik darurat bagi warga terdampak, mulai dari paket sembako, selimut, family kit, hingga paket kebersihan.

Personel gabungan dari BPBD Ponorogo, Polsek Siman, perangkat desa, relawan, dan warga setempat masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi potensi banjir kiriman, mengingat status keadaan saat ini masih dalam tahap darurat. (nur).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar