BREAKING NEWS

Rumah Lansia di Ponorogo Ambruk, Tagana Serahkan Bantuan dan Minta Perangkat Desa Lebih Peka Kondisi Warga

Rumah Lansia Mbah Mistun (84) di desa Nglinggang Kecamatan Sampung, Ponorogo Ambruk, Tagana Serahkan Bantuan dan Minta Perangkat Desa Lebih Peka Kondisi Warga


PONOROGO, Media Jatim News – Peristiwa memilukan menimpa Mbah Mistun (84), seorang lansia di Desa Nglinggang, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo. Rumah yang ia tinggali tiba-tiba ambruk pada Kamis (17/2) sore. 

Meski bangunan utama rata dengan tanah, Mbah Mistun dan putranya dilaporkan selamat karena sedang berada di bagian dapur saat kejadian berlangsung.

Merespons kejadian tersebut, Dinas Sosial P3A Kabupaten Ponorogo melalui tim Tagana bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat berupa sembako dan kebutuhan logistik lainnya pada Jumat (18/2). 

Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Koordinator Tagana Ponorogo, Harjuni, dengan didampingi oleh Kepala Desa Nglinggang, perangkat desa, Bhabinkamtibmas serta Babinsa setempat.

Harjuni menjelaskan bahwa kondisi rumah Mbah Mistun memang sudah sangat memprihatinkan sebelum akhirnya roboh. Faktor usia bangunan dan material yang sudah lapuk menjadi penyebab utama musibah ini.

"Laporan yang kami terima, rumah roboh karena faktor usia bangunan yang sudah tua dan bahannya sudah lapuk. Tadi kami lihat sisa bangunan yang masih berdiri pun kondisinya rawan roboh susulan karena kayu-kayunya sudah gapuk," ujar Harjuni saat di lokasi.

Saat ini, warga dibantu petugas telah melakukan upaya penanganan darurat dengan memasang penyangga dari bambu agar sisa bangunan tidak membahayakan penghuni.

Dalam kesempatan tersebut, Harjuni memberikan pesan mendalam kepada para pemangku kepentingan (stakeholder) di tingkat desa. 

Ia menekankan pentingnya kepekaan aparat desa terhadap kondisi fisik hunian warga, terutama bagi mereka yang lanjut usia atau kurang mampu.

Harjuni berharap perangkat desa lebih proaktif dalam mendata rumah tidak layak huni (RTLH) agar bisa segera dicarikan solusi sebelum musibah terjadi.

"Harapannya ke depan kita semua lebih peka lagi terhadap lingkungan sekitar. Khususnya bagi pemerintah desa, jika ada rumah warga yang benar-benar sudah tidak layak, segera hubungi instansi terkait atau ajukan bantuan ke Baznas misalnya, agar risiko kerugian atau korban jiwa bisa dihindari," tambah Harjuni.

Ia juga menambahkan bahwa untuk kasus Mbah Mistun, pihaknya telah menyarankan pihak desa untuk segera mengajukan permohonan bantuan pembangunan kembali ke Baznas Ponorogo.

"Kita sebagai lingkungan harus lebih peduli. Apalagi seperti Mbah Mistun ini sudah sepuh, mungkin mau melapor atau bicara saja bingung. Di sinilah peran perangkat dan tetangga untuk lebih proaktif," pungkasnya. (nur).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar