BREAKING NEWS

Warga Ngebel Digegerkan Penemuan Janin di Bawah Ranjang, Pamapta Polres Ponorogo Turun Tangan

Warga Ngebel Digegerkan Penemuan Janin di Bawah Ranjang, Pamapta Polres Ponorogo Turun Tangan


PONOROGO, Media Jatim News – Masyarakat Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo mendadak gempar. Sebuah bungkusan berisi gumpalan daging yang diduga kuat merupakan janin manusia ditemukan di bawah kolong tempat tidur salah satu warga pada Rabu (15/4/2026) malam sekira pukul 23.00 WIB.

Penemuan ini bermula dari kecurigaan kerabat terhadap kondisi kesehatan pemilik rumah, Sdri. TN, yang sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. Hardjono Ponorogo akibat pendarahan hebat.


Kronologi Penemuan

Kejadian terungkap saat kerabat korban, Kasdi dan Suparmanto, mendapatkan informasi bahwa TN dilarikan ke rumah sakit karena mengalami keguguran. 

Namun, keberadaan janin tersebut belum diketahui. Merasa ada yang janggal, pihak keluarga bersama perangkat desa setempat melakukan pencarian di dalam rumah TN di Dukuh Toyomarto.

Pencarian tersebut membuahkan hasil yang mengejutkan. Di bawah kolong tempat tidur, ditemukan plastik berwarna biru berisi pampers yang membungkus gumpalan daging bakal janin. Temuan tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Ngebel dan diteruskan ke Polres Ponorogo.


Pengecekan dan Olah TKP

Mendapat laporan tersebut, petugas dari Polres Ponorogo bersama Tim Inafis dan tenaga kesehatan Puskesmas Ngebel segera meluncur ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Pamapta I Polres Ponorogo, Ipda John Anderson Batara Aryasena, S.Tr.I.K, yang memimpin langsung pengecekan di lokasi dan ruang jenazah RSUD, memberikan keterangannya terkait penanganan kasus ini.

"Kami telah melakukan pengecekan awal di TKP dan memastikan keamanan barang bukti di ruang jenazah RSUD Dr. Hardjono. Janin yang ditemukan masih berbentuk gumpalan bakal janin, yang diperkirakan berusia antara 4 hingga 5 bulan," ujar Ipda John Anderson.

Ia menambahkan bahwa langkah cepat diambil untuk memastikan status medis dari temuan tersebut.

"Saat ini janin telah kami amankan di kamar jenazah untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis. Kami juga terus berkoordinasi dengan Tim Inafis untuk mendalami kronologi pasti di lapangan serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi," imbuhnya.


Hasil Penyelidikan Awal

Berdasarkan hasil diagnosa medis, TN masuk ke IGD RSUD Ponorogo pada Rabu pagi dengan keluhan lemas dan pendarahan. 

Kepada petugas, ia mengaku telah melahirkan (keguguran) sendirian di rumahnya pada Senin (13/4) tanpa bantuan tenaga medis.

Informasi tambahan menyebutkan bahwa TN telah pisah ranjang dengan suaminya selama setahun terakhir dan baru kembali ke rumah di Ngebel pada September 2025 setelah lama bekerja di luar kota. 

Selama ini, para tetangga maupun kerabat mengaku tidak mengetahui jika TN tengah mengandung.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait ada tidaknya unsur kesengajaan dalam peristiwa ini. 

Barang bukti berupa satu buah plastik biru, pampers pembungkus, dan janin tersebut kini dalam penanganan pihak berwajib. (nur).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar