BREAKING NEWS

Pastikan Reklamasi dan Keamanan Jalan, Plt Bupati Ponorogo Cek Langsung Tambang Legal di Ngebel

Pastikan Reklamasi dan Keamanan Jalan, Plt Bupati Ponorogo Cek Langsung Tambang Legal di Ngebel


PONOROGO, Media Jatim News – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pertambangan di Desa Grogung, Kecamatan Ngebel, Selasa (20/1). 

Langkah ini diambil untuk memastikan aktivitas tambang berjalan sesuai aturan, terutama terkait komitmen reklamasi dan dampak lingkungan di jalur wisata Telaga Ngebel.

Dalam inspeksi lapangan tersebut, Plt Bupati Lisdyarita tidak sendirian. Beliau didampingi oleh dua anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, yakni Hj. Atika Banowati dan Miseri Efendy. 

Kehadiran wakil rakyat tingkat provinsi ini sekaligus untuk mensinkronkan data, mengingat perizinan tambang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi.

Plt Bupati Lisdyarita mengungkapkan bahwa kunjungannya bertujuan untuk melihat langsung kondisi tambang legal milik Pak Agus di wilayah tersebut. 

Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan kelestarian alam.

"Selesai dari penambangan itu, memang mereka (pengelola) melakukan reklamasi. Nah, ini kita mau lihat apakah benar lahan yang setelah ditambang itu direklamasi, nanti kita akan cek," ujar Hj. Lisdyarita di sela-sela peninjauannya.

Berdasarkan data yang ada, saat ini tercatat terdapat 9 tambang legal yang tersebar di wilayah Kabupaten Ponorogo, termasuk di wilayah Sawoo, Ngrayun, dan Jenangan. 

Selain mengecek yang legal, pemerintah juga akan terus memantau keberadaan tambang-tambang ilegal untuk mencari solusi terbaik bagi masyarakat.

Selain masalah lingkungan, Plt Bupati juga memberikan perhatian khusus pada keamanan pengguna jalan, mengingat lokasi tambang berada di jalur wisata yang rawan. Beliau memberikan pesan tegas kepada pengelola tambang dan para sopir dump truk pengangkut pasir.

"Saya pesan, ketika nanti menaruh pasir di bak tersebut, jangan melebihilah (kapasitas). Juga yang rapi terpalnya, sehingga pasir tidak jatuh-jatuh di jalan. Karena tentu jalan akan licin dan membahayakan para pengendara motor," tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Ponorogo berharap dengan adanya koordinasi antara Pemkab dan DPRD Provinsi, aktivitas pertambangan di Ponorogo dapat memberikan manfaat ekonomi tanpa merusak ekosistem dan mengganggu kenyamanan publik. (nur).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar