Gudang Farmasi RSUD dr. Harjono Ponorogo Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Gudang Farmasi RSUD dr. Harjono Ponorogo Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
PONOROGO, Media Jatim News – Kepulan asap tebal menyelimuti area RSUD dr. Harjono Ponorogo pada Minggu sore (4/1/2026). Gudang farmasi yang menyimpan stok obat-obatan dan dokumen administrasi di lantai satu dan lantai dua gedung tersebut ludes dilahap si jago merah.
Plt. Direktur RSUD dr. Harjono, I Made Jaren, menjelaskan bahwa api pertama kali diketahui oleh petugas keamanan (security) sekitar pukul 16.00 WIB.
Api terlihat muncul dari lantai atas bangunan yang menjadi area penyimpanan obat-obatan, kertas resep, dan kardus.
"Yang terbakar itu di lantai atas gedung warna hijau itu, sedikit lagi sebelahnya baru obat-obatan. Ada obat-obatan itu. Jadi kalau ini sudah kita harapkan ini sudah padam sehingga obat-obatan medis yang tersimpan di gudang itu mudah-mudahan aman," ujar I Made Jaren saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Meski lokasi kebakaran berdekatan dengan Instalasi Gawat Darurat (IGD), Made memastikan bahwa pelayanan pasien rawat inap tidak terganggu karena posisi gedung yang terpisah. Saat kejadian pun, gedung dalam kondisi kosong karena sedang hari libur.
Upaya Pemadaman dan Kendala Asap Pekat
Proses pemadaman melibatkan empat mobil pemadam kebakaran dan dua truk tangki BPBD Ponorogo. Petugas sempat kesulitan menjangkau titik api karena pekatnya asap yang diduga mengandung zat kimia dari obat-obatan dan alkohol.
Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Ponorogo, Bambang Supeno, mengungkapkan bahwa pihaknya harus melakukan pemadaman secara bertahap dan bergantian untuk menghindari risiko petugas menghirup gas beracun.
"Tadi sekitar jam 16.45 WIB kami menerima informasi dari teman-teman di RSUD bahwa telah terjadi kebakaran di gudang farmasi. Kami segera merapat dengan empat kendaraan damkar dibantu BPBD dan kepolisian. Kendala utama adalah asap, karena yang terbakar di antaranya alkohol, kemudian buku-buku nota atau resep-resep itu," jelas Bambang Supeno.
Mengenai penyebab pasti kebakaran, Bambang menduga kuat api dipicu oleh masalah kelistrikan. "Dugaan informasi dari pihak rumah sakit tadi korsleting listrik, namun ini teman-teman dari kepolisian juga masih melakukan olah TKP," tambahnya.
Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya. Hingga saat ini, pihak rumah sakit masih melakukan pendataan terkait kerugian materiil akibat peristiwa tersebut. (nur).

