BREAKING NEWS

Aksi Heroik Pemuda Pangkal Ponorogo: Bersihkan Pohon Bambu Roboh di Tengah Guyuran Hujan

Aksi Heroik Pemuda Pangkal Ponorogo: Bersihkan Pohon Bambu Roboh di Tengah Guyuran Hujan


PONOROGO, Media Jatim News – Aksi cepat tanggap ditunjukkan oleh pemuda Desa Pangkal, Kecamatan Sawo, Ponorogo pada Rabu (28/1) malam. 

Di tengah guyuran hujan lebat, mereka bergerak cepat mengevakuasi pohon bambu yang ambruk dan melintang di jalan provinsi Ponorogo - Trenggalek, jalur pegunungan desa setempat.

Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 19.00 WIB. Pohon bambu yang berada di tepi tebing mendadak roboh akibat cuaca ekstrem. 

Beruntung, rumpun bambu tersebut sempat tersangkut kabel WiFi sebelum mencapai aspal, sehingga tidak langsung menghantam pengendara yang melintas. 

Meski begitu, posisi bambu yang menjuntai rendah praktis menutup akses jalan dan membuat arus lalu lintas sempat lumpuh beberapa saat.


Evakuasi dengan Alat Seadanya

Melihat kemacetan yang mulai mengular, dua orang pemuda setempat langsung mengambil inisiatif. Tanpa menunggu bantuan alat berat, mereka berjibaku dengan hujan dan gelapnya malam menggunakan alat seadanya untuk memangkas batang-batang bambu yang menghalangi jalan.

"Gerakan cepat (Gercep) ini murni inisiatif pemuda sini. Karena kalau tidak segera dibersihkan, antrean kendaraan bisa makin panjang, apalagi ini jalur utama pegunungan yang rawan kalau malam hari," ujar salah satu warga di lokasi.

Afid (22) asal Jambon, salah satu pengemudi mobil yang kebetulan melintas saat kejadian, mengaku sempat was-was melihat kondisi jalan. Ia pun memberikan apresiasi tinggi atas aksi spontan para pemuda tersebut.

"Tadi sempat berhenti total karena bambunya menutup jalan. Untungnya sebagian tersangkut kabel, jadi tidak langsung kena aspal, tapi tetap bahaya kalau dipaksakan lewat. Saya sangat berterima kasih kepada mas-mas pemuda Pangkal yang langsung turun tangan bersihkan jalan meski hujan deras. Kalau tidak ada mereka, mungkin saya masih terjebak di sana sampai sekarang," ungkap Afid.

Setelah proses pembersihan yang berlangsung dramatis selama beberapa waktu, jalur provinsi di Desa Pangkal kini sudah bisa dilalui kembali oleh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. 

Warga dan pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada saat melintasi jalur pegunungan, terutama saat cuaca ekstrem melanda wilayah Ponorogo. (nur).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar