Polsek Sambit Gerak Cepat, Tangani Jalan Berlubang Penyebab Kecelakaan Maut di Jalur Nasional Ponorogo-Trenggalek
Polsek Sambit Gerak Cepat, Tangani Jalan Berlubang Penyebab Kecelakaan Maut di Jalur Nasional Ponorogo-Trenggalek
PONOROGO, Media Jatim News – Polsek Sambit menunjukkan respons cepat dan kolaboratif dalam menangani aduan masyarakat terkait kondisi Jalan Nasional Ponorogo-Trenggalek yang berlubang di wilayah Desa Campursari, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo.
Kerusakan jalan tersebut sebelumnya telah memicu kecelakaan lalu lintas tunggal yang tragis dan mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia.
Aksi cepat tanggap ini dilaksanakan dalam skema problem solving yang melibatkan koordinasi lintas instansi, yakni Polsek Sambit bersama Satlantas Polres Ponorogo, Dinas UPT PU Binamarga Kabupaten Ponorogo, dan Dinas PU Provinsi Jawa Timur.
Problem Solving Cepat Setelah Kecelakaan Maut.
Kapolsek Sambit, AKP Baderi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini dipicu oleh aduan lisan dari masyarakat serta adanya insiden kecelakaan lalu lintas tunggal pada Minggu (23/11) sore, yang diduga kuat disebabkan oleh adanya lubang di badan jalan.
"Kami mendapatkan laporan dan aduan warga, yang kemudian diperkuat dengan adanya kejadian laka lantas tunggal pada hari Minggu sore yang sangat disayangkan memakan korban jiwa. Dugaan kuat penyebabnya adalah lubang di jalan nasional tersebut yang memiliki diameter cukup lebar dan dalam," ujar AKP Baderi.
Ia menambahkan, setelah kejadian tragis tersebut, Polsek Sambit langsung berinisiatif untuk berkoordinasi dengan pihak terkait guna menghindari jatuhnya korban lain.
"Menanggapi aduan warga dan musibah ini, kami segera berkoordinasi dengan PU Provinsi dan UPTD PU Binamarga Kabupaten Ponorogo. Ini adalah wujud pelayanan kami kepada masyarakat, bahwa setiap aduan warga, apalagi yang menyangkut keselamatan, adalah prioritas yang harus ditindaklanjuti dengan cepat dan solusi nyata," tegas AKP Baderi, di lokasi kegiatan penambalan, Senin (24/11).
Penambalan dan Perbaikan Drainase
Kegiatan problem solving tersebut dilaksanakan pada Senin pagi (24/11) sekitar pukul 09.00 WIB di Jalan Nasional Ponorogo -Trenggalek KM 13, Desa Campursari.
Hasil dari kegiatan kolaboratif ini mencakup:
* Penambalan Lubang Jalan: Dinas UPT PU Binamarga Kabupaten Ponorogo melaksanakan penambalan lubang di titik lokasi kecelakaan, yang diketahui berdiameter sekitar 40 cm dengan kedalaman 10-13 cm.
* Perawatan Drainase: Dinas PU Provinsi turut melakukan pembuatan dan perawatan saluran drainase di tepi jalan untuk mencegah kerusakan jalan berulang akibat genangan air.
* Langkah Preventif Tambahan: Polsek Sambit juga berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan pengusaha sekitar untuk penambahan kamera CCTV di area lokasi kejadian sebagai upaya pencegahan dan pengawasan.
AKP Baderi berharap, dengan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan pemerintah provinsi, kondisi jalan di wilayah Sambit akan semakin aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali.
Kapolsek Sambit, AKP Baderi, S.H., M.H., berpesan agar masyarakat tetap berhati-hati saat melintas, terutama di musim penghujan, dan segera melaporkan jika menemukan potensi bahaya di jalan raya. (nur).

