BREAKING NEWS

Pasar Jenar Pangan Lokal di Pagerukir, Sampung, Hidupkan Nostalgia Kuliner Ndeso di Situs Watu Dukun

Pasar Jenar Pangan Lokal di Pagerukir, Sampung,  Hidupkan Nostalgia Kuliner Ndeso di Situs Watu Dukun


PONOROGO, Media Jatim News – Kegiatan Pasar Jenar Pangan Lokal kembali menjadi magnet wisata kuliner berbasis kearifan lokal di Desa Pagerukir, Kecamatan Sampung, Ponorogo. 

Gelaran yang berlangsung pada Minggu Pahing (16/11/2025) sejak pukul 06.00 hingga 11.00 WIB, mampu menghadirkan suasana seperti “mesin waktu kuliner” yang mengajak pengunjung bernostalgia ke masa lalu.

Bertempat di kawasan bersejarah Situs Watu Dukun, acara ini berubah menjadi ruang pertemuan antara kuliner tradisional, budaya, dan kenangan masa kecil. 

Sejak pagi, ratusan pengunjung memadati area pasar untuk menikmati berbagai sajian pangan lokal yang kini mulai jarang ditemui.

Deretan kuliner ndeso khas Desa Pagerukir menjadi daya tarik utama. Para pedagang, yang sebagian besar adalah warga sekitar, menyajikan hidangan autentik dengan cita rasa rumahan. 

Beberapa kuliner yang paling diburu di antaranya gandos turi yang legit, getas telo yang renyah, hingga nasi tiwul yang langsung ludes diserbu pembeli. 

Jajanan tradisional seperti gethuk, kicak, jongkong, parem, serta minuman segar seperti beras kencur dan dawet juga menjadi favorit pengunjung.

Tidak hanya kuliner, pengunjung juga dimanjakan dengan suguhan budaya yang memukau. 

Penampilan Tari Jathil Ponorogo menghadirkan nuansa tradisi yang kental dan berhasil menyedot perhatian para pengunjung. Gerak lincah para penari menyempurnakan suasana nostalgia yang ditawarkan Pasar Jenar.

Kegiatan ini juga membawa pesan penting terkait pelestarian lingkungan. Panitia menerapkan kebijakan tanpa plastik, dan pengunjung dengan tertib membawa wadah serta tas kain dari rumah. 

Upaya ini mendapat apresiasi karena sejalan dengan nilai-nilai kearifan lokal dalam menjaga Ibu Bumi.

Pasar Jenar terbukti menjadi ruang yang menyatukan berbagai generasi. Kakek, orang tua, hingga anak-anak terlihat menikmati kuliner yang sama sambil berbagi cerita dan kenangan. 

Antusiasme masyarakat semakin besar bahwa pangan lokal dan budaya tradisional masih memiliki tempat istimewa di hati warga Ponorogo.

Kegiatan ditutup pada pukul 11.00 WIB dengan meninggalkan kesan mendalam. Pasar Jenar kembali menunjukkan bahwa kuliner tradisional bukan sekadar makanan, tetapi juga identitas, memori, dan kebanggaan yang layak dirayakan. (ist/nur).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar