BREAKING NEWS

Spesial Road Show Film "Piye To Kih?" di Ponorogo, Sub Judul: Boyong Bintang Woko Channel, Siap Tayang Serentak 19 November 2026

Spesial Road Show Film "Piye To Kih?" di Ponorogo, Sub Judul: Boyong Bintang Woko Channel, Siap Tayang Serentak 19 November 2026


​PONOROGO, Media Jatim News — Suasana Cinepolis Ponorogo City Center (PCC) pada Kamis (29/10/2026) sore mendadak dipenuhi riuh gelak tawa sekaligus haru. 

Ratusan pasang mata memadati area bioskop untuk menyaksikan special screening sekaligus road show film drama komedi supranatural terbaru produksi Miracle Pictures bertajuk "Piye To Kih?".

​Acara nonton bareng (nobar) yang dilanjutkan dengan meet and greet tersebut terasa makin istimewa. 

Pasalnya, selain memboyong para jajaran kreator dan sutradara, film ini menghadirkan kolaborasi jajaran cast bertabur bintang—mulai dari para personel YouTube kenamaan Woko Channel hingga aktor-aktris papan atas tanah air. 

Terlebih, Ponorogo memiliki tempat tersendiri di hati sang sutradara dan produser, Ito Mavin.

​Ito mengungkapkan, pemilihan Kota Reog sebagai salah satu titik krusial dalam rangkaian road show 17 kota ini didasari oleh ikatan emosional yang amat dalam. Ia merupakan putra daerah asli kelahiran lereng Gunung Wilis.

​"Saya lahir di Puncak Gunung, Desa Ngebel, Kecamatan Ngebel, Desa Gondowido. Pernah sekolah di SMPN 4 dan SMA Muhammadiyah sebelum akhirnya merantau ke Jakarta. Jadi ini benar-benar terasa seperti pulang ke rumah sendiri," tutur Ito Mavin di hadapan para penonton.

​Tak sekadar bernostalgia, Ito yang sudah lebih dari 22 tahun berkarier di ibu kota juga menyelipkan identitas budayanya di dalam karya berdurasi 108 menit tersebut. 

Salah satunya dengan memasukkan adegan seni Reyog Ponorogo sebagai bentuk kebanggaan dan tanggung jawab moral memperkenalkan tradisi daerah ke kancah nasional.

​Keluar dari Zona Nyaman dan Bertabur Bintang

​Perjalanan membawa film ini ke layar lebar pun menyimpan banyak cerita unik. Bagi para personel Woko Channel yang biasa tampil santai di platform digital, menggarap film bioskop menjadi tantangan besar tersendiri. 

Heri Candra pemeran Mukidi mengaku sempat ragu ketika awal ditawari proyek film tersebut.

​"Awalnya agak wedi [takut]. Tapi begitu membaca skripnya, ternyata ceritanya sangat menyenangkan, lucu, dan related banget dengan kehidupan sehari-hari. Akhirnya coba diambil buat menambah pengalaman," ungkap Heri Candra sembari tersenyum.

​Hal senada disampaikan Sutrisno Agung (Pak Ndut). Ia menilai tawaran dari sang sutradara merupakan peluang emas yang sayang jika dilewatkan. 

Meski begitu, para pemain harus bekerja ekstra keras selama dua bulan proses syuting.

Jika biasanya mereka fasih berdialog dengan bahasa Jawa sehari-hari dan kental dengan adegan kocak, di film ini mereka dituntut menggunakan bahasa Indonesia serta mendalami adegan drama emosional.

​Selain Heri Candra dan Sutrisno Agung, film ini kian bernyawa berkat penampilan sederet pemeran berbakat. 

Di antaranya Dara Sarasvati yang memerankan karakter Sukma, Eko Dunung sebagai Penyok, Gabriella Desta sebagai Bunga, serta didukung oleh TJ Ruth, Yono Bakrie, Devina Aureel, Lorenzo Gibbs, Marwoto, Ivonne Dahler, Ibnu Gundul, Wiyono, dan Rizka Oktavia.

Komedi Supranatural yang Mengocok Perut dan Emosi

​Film "Piye To Kih?" mengisahkan perjalanan Mukidi setelah rencana pernikahannya berantakan. 

Takdir kemudian mempertemukannya dengan Sukma (Dara Sarasvati), perempuan yang justru membawanya ke dalam pusaran konflik asmara yang sangat rumit: beda alam dan beda agama.

​Alur cerita film hasil racikan skenario Endik Koeswoyo dan Ito Mavin yang dijadwalkan tayang serentak pada 19 November 2026 ini berhasil memikat emosi penonton. 

Selama 30 hingga 40 menit awal, bioskop dibuat bergemuruh oleh rentetan humor khas. Namun mendekati babak akhir, suasana perlahan berbalik menjadi haru dan menyentuh hati. 

Alur emosional tersebut makin kuat berkat hadirnya empat original soundtrack ciptaan Lek Dahlan, seperti Sigaran Nyowo, Kelangan, Gemati, dan Piye To Kih?.

​Siap Guncang Bioskop Nasional

​Sesi meet and greet di lobi bioskop ditutup dengan gelombang antusiasme penonton saat menggemakan yel-yel khas:

​"Piye to ki asmara model piye neh to yo, yo... wis beda alam, beda agama pisan. PIYE TO KI!"

​Setelah sukses menyapu bersih tiket (sold out) di sejumlah kota seperti Semarang, Jogja, Solo, Madiun, hingga Ponorogo, rombongan road show akan melanjutkan perjalanan menuju Home Premiere di Kediri pada 6 November, disusul Gala Premiere di Jakarta pada 12 November, sebelum akhirnya rilis resmi di seluruh bioskop Tanah Air pada 19 November 2026 mendatang. (mas/nur)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar