BREAKING NEWS

Bocah 5 Tahun di Ponorogo Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Sungai ​

Bocah 5 Tahun di Ponorogo Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Sungai

​

PONOROGO, Mediajatimnews.com – Nasib naas menimpa bocah berinisial MTSH,  seorang anak laki-laki berusia 5 tahun asal Dusun Santren, Desa Nambangrejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. 

Bocah yang masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK) tersebut ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang di sungai dekat tempat tinggalnya, Jumat (9/10/2026).

​Peristiwa tragis ini bermula pada Jumat pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Korban saat itu tengah bermain dan berenang di aliran sungai bersama dua orang temannya. 

Diduga karena belum bisa berenang, korban terseret arus hingga tenggelam. Sementara itu, kedua temannya berhasil menyelamatkan diri dan melaporkan kejadian tersebut.

​Kapolsek Sukorejo, Iptu Agus Tri Cahyo Wiyono, S.H., M.H., membenarkan adanya insiden kecelakaan air yang menimpa balita tersebut.

​"Memang benar, pada Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, kami dari Polsek Sukorejo menerima laporan dari masyarakat terkait adanya kecelakaan air di wilayah Desa Nambangrejo. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket Reskrim dan gabungan Polres langsung bergerak ke TKP untuk melakukan pendataan serta mengumpulkan keterangan saksi," ujar Iptu Agus Tri Cahyo Wiyono.

​Petugas gabungan yang terdiri dari Anggota Polsek Sukorejo, Polres Ponorogo, BPBD Kabupaten Ponorogo, serta warga setempat langsung melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai.

​"Proses pencarian dilakukan secara bersama-sama oleh tim gabungan bersama masyarakat sekitar. Alhamdulillah, sekitar setengah jam kemudian korban berhasil ditemukan di aliran Sungai Santren/Skayu, namun dalam keadaan sudah meninggal dunia," lanjut Kapolsek.

​Setelah dievakuasi, jasad korban langsung mendapatkan pemeriksaan medis awal. Dari hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Ponorogo bersama tenaga medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 

Kejadian ini murni merupakan musibah kecelakaan tenggelam akibat korban belum mahir berenang.

​Pihak kepolisian pun mengimbau kepada para orang tua agar lebih waspada dan memperketat pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di sekitar area perairan atau sungai. (nuryasin).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar