BREAKING NEWS

Sempat Hilang Saat Memancing, Pria Asal Jetis, Ponorogo Ditemukan Meninggal di Sungai Wilangan

Sempat Hilang Saat Memancing, Pria Asal Jetis, Ponorogo Ditemukan Meninggal di Sungai Wilangan


​PONOROGO, Media Jatim News – Pencarian intensif terhadap Kuntarto (34), warga Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo yang dilaporkan hilang saat memancing, akhirnya menemui titik terang. 

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Wilangan, Desa Wilangan, Kecamatan Sambit, Minggu (19/7/2026).

​Operasi pencarian yang melibatkan tim gabungan dari BPBD Kabupaten Ponorogo, Basarnas Pos SAR Trenggalek, TNI-Polri, dan berbagai unsur relawan ini membuahkan hasil pada Minggu siang.

​Kronologi Kejadian

Peristiwa nahas ini bermula pada Sabtu (18/7/2026). Korban diketahui berangkat memancing di Sungai Wilangan sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, hingga Sabtu malam, Kuntarto tak kunjung kembali ke rumah.

​Keluarga yang cemas kemudian melakukan pencarian di lokasi korban biasa memancing. Di sana, mereka hanya mendapati peralatan pancing, umpan, serta sandal milik korban yang tergeletak di pinggir sungai. 

Warga setempat sempat berinisiatif melakukan pencarian awal secara manual hingga akhirnya tim SAR gabungan diturunkan ke lokasi pada Minggu pagi.

​Evakuasi di Dasar Sungai

Penyisiran intensif dilakukan sejak Minggu pagi. Tim Basarnas Pos SAR Trenggalek melakukan penyelaman di titik lokasi awal korban memancing.

​"Sekitar pukul 14.00 WIB, korban ditemukan oleh tim penyelam di kedalaman sekitar 3 meter. Posisi jenazah tersangkut di bebatuan dasar sungai, tidak jauh dari titik awal ia memancing," ungkap perwakilan tim di lapangan.

​Setelah berhasil dievakuasi ke permukaan, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak Polsek Sambit untuk pemeriksaan luar oleh petugas dari PKM Sambit. Hasil visum luar menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan mencurigakan.

​Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi dalam. Saat ini, jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

​Operasi Ditutup

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ponorogo Masun, mengatakan dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup. "BPBD Kabupaten Ponorogo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya pencarian dan evakuasi," tuturnya.

​Pihak berwenang kembali memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, mengingat arus dan kondisi dasar sungai yang sering kali tidak terduga. (nur).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar