BREAKING NEWS

Bakar Sampah Berujung Petaka, Rumpun Bambu Dekat Ponpes Darul Arifin Ponorogo Hangus Terbakar, Respon Cepat Damkar Selamatkan Pondok

Bakar Sampah Berujung Petaka, Rumpun Bambu Dekat Ponpes Darul Arifin Ponorogo Hangus Terbakar, Respon Cepat Damkar Selamatkan Pondok


PONOROGO, Media Jatim News – Kebakaran melanda kawasan rumpun bambu di Jalan Nyai Ageng Serang RT 02 RW 01, Kelurahan Pinggirsari, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo pada Rabu (15/7/2026) malam. 

Kebakaran yang terjadi sangat dekat dengan Pondok Pesantren Darul Arifin tersebut sempat membuat panik warga dan para santri lantaran kobaran api terus membesar.

Laporan insiden ini pertama kali masuk ke Markas Komando Pemadam Kebakaran (Mako Damkar) Ponorogo pada pukul 20.05 WIB dari salah seorang santri setempat. Merespon laporan darurat tersebut, armada Damkar langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian dengan waktu tempuh hanya 2 menit.

Kepala Bidang Damkar dan Satpol-PP Kabupaten Ponorogo, Bambang Supeno, membeberkan kronologis lengkap peristiwa yang nyaris melahap fasilitas pendidikan keagamaan tersebut.

"Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kebakaran dipicu oleh adanya aktivitas santri yang membakar sampah di sekitar lokasi. Nahas, api dari pembakaran sampah tersebut merembet ke daun-daun bambu kering yang berada di rumpun bambu milik Bapak H. Samsul Giatno. Karena material yang kering, api menyebar ke mana-mana dengan sangat cepat," ungkap Bambang Supeno saat dikonfirmasi media, Rabu malam.

Lebih lanjut, Bambang menambahkan bahwa situasi sempat kritis karena arah angin membawa kobaran api membesar menuju ke arah pondok pesantren terdekat.

"Api membesar dan langsung mengarah ke pondok pesantren di dekatnya. Melihat situasi tersebut, petugas di lapangan langsung mengambil tindakan taktis darurat guna memutus perambatan api yang mengarah ke rumpun bambu sebelah kanan dan kiri, sehingga bangunan pondok bisa diselamatkan," jelasnya.

Untuk menjinakkan si jago merah, Damkar Ponorogo tidak main-main. Sebanyak 4 unit armada dikerahkan penuh ke lokasi (unit AE 8005 TP, AE 8133 TP, AE 8132 TP, dan AE 8134 TP) dengan melibatkan personel gabungan yang solid dari Regu A, Regu D, dan Regu E di bawah komando Aminoto, serta dibantu oleh jajaran Bidang Ketertiban Umum (Tibum), Satpol PP, dan personel Polri.

Setelah baku hantam dengan api selama kurang lebih dua jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api secara total pada pukul 22.15 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa (nihil) dalam peristiwa mencekam ini. Kendati demikian, kerugian materiil akibat hangusnya lahan bambu milik H. Samsul Giatno tersebut diperkirakan mencapai Rp 5.000.000,- (Lima Juta Rupiah).

Pihak Satpol PP dan Damkar Ponorogo kembali mengimbau kepada warga masyarakat agar ekstra waspada dan menghindari aktivitas membakar sampah sembarangan di dekat lahan kering atau vegetasi yang mudah terbakar, demi menghindari kejadian serupa terulang kembali. (nur).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar