Mengenal Mega Aprilia: Advokat Muda Ponorogo yang Kini Dilirik Masuk Bursa Pilkada
Mengenal Mega Aprilia: Advokat Muda Ponorogo yang Kini Dilirik Masuk Bursa Pilkada
PONOROGO, Media Jatim News – Nama Mega Aprilia, S.H., kini tengah menjadi buah bibir di kalangan masyarakat Bumi Reog. Bukan sekadar parasnya yang kerap menghiasi laman media sosial dan portal berita, namun dedikasinya di dunia hukum serta aktivitas sosialnya yang tinggi membuat sosok advokat wanita ini kian diperhitungkan.
Bagi sebagian orang, profesi pengacara mungkin identik dengan ruang sidang yang kaku. Namun, bagi Mega, hukum adalah instrumen pengabdian.
Ia dikenal sebagai sosok yang tidak segan turun langsung ke akar rumput untuk memberikan edukasi hukum serta mendampingi pihak-pihak yang merasa terzalimi.
Rekam Jejak: Dari Instruktur Senam hingga Meja Hijau
Perjalanan karier Mega Aprilia tergolong unik dan inspiratif. Siapa sangka, sosok yang tegas di meja hijau ini mengawali langkah profesionalnya sebagai instruktur senam di Kabupaten Ngawi pada tahun 2006 hingga 2009.
Interaksinya yang luwes dengan masyarakat sejak muda menjadi modal utama dalam membangun empati sebagai pembela hukum.
Ketertarikannya pada dunia hukum semakin menguat saat ia bertugas di Pengadilan Negeri Ngawi (2008–2011).
Sambil menyelami seluk-beluk peradilan, putri dari RM Alamsya (Mantan Kadisperpusslada Ponorogo) ini menuntaskan pendidikan sarjana hukum di Universitas Soejo Ngawi pada 2013.
Setelah menempuh Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Peradi di Universitas Atma Jaya, Mega resmi disumpah sebagai advokat pada tahun 2017.
Kini, bersama sang suami, Suryo Alam, S.H., M.H., ia mengelola SM Law Office Ponorogo, sebuah firma hukum yang aktif memberikan konsultasi dan bantuan hukum bagi warga lokal.
Sentuhan Empati dalam Profesionalisme
Mega dipandang sebagai perpaduan antara kecerdasan, ketegasan, dan empati. Di tengah kesibukannya, ia tetap konsisten menyuarakan pentingnya melek hukum bagi masyarakat awam.
"Semoga saya dapat selalu membantu masyarakat di Kabupaten Ponorogo khususnya, dan berkontribusi untuk NKRI secara umum di bidang hukum yang memang perlu kita kawal bersama," ungkap Mega saat ditemui awak media.
Wacana Politik: Srikandi Ponorogo Menuju Kursi AE 2?
Kiprahnya yang kian bersinar menarik perhatian para pengamat politik lokal. Belakangan, nama Mega Aprilia mulai muncul dalam percaturan politik jelang Pemilihan Wakil Bupati Ponorogo.
Ia digadang-gadang cocok menjadi pendamping Plt. Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita.
Wacana duet "Dua Srikandi" ini pun mendapat respons positif. Banyak pihak menilai bahwa kombinasi kepemimpinan dua wanita dapat membawa perspektif baru yang lebih humanis namun tetap tegas dalam membangun Ponorogo ke depan.
Profil Singkat Mega Aprilia, S.H.
Pendidikan: TK Pembina, SD Mangkujayan, SMPN 2 Ponorogo, SMA Hudaya, S1 Hukum Universitas Soejo Ngawi.
Karier: Eks Instruktur Senam, Staff PN Ngawi, Advokat/Pengacara di SM Law Office.
Latar Belakang Keluarga: Putri RM. Alamsya (mantan Kadisperpusslada Ponorogo 2021).
Degan rekam jejak pendidikan yang sepenuhnya ditempuh di Ponorogo, Mega adalah representasi putra daerah yang ingin pulang untuk membangun tanah kelahirannya.
Akankah langkah advokat muda ini berlanjut dari ruang sidang menuju kursi pemerintahan? Publik kini tengah menanti langkah nyata selanjutnya dari sang advokat bersinar ini. (Red. mediajatimnews.com)

