BREAKING NEWS

Pukau Juri dengan Balon Raksasa Berwujud Reog, Desa Tatung, Balong, Sabet Juara 2 di Reog Balon Carnival 2026

Pukau Juri dengan Balon Raksasa Berwujud Reog, Desa Tatung, Balong, Sabet Juara 2 di Reog Balon Carnival 2026


PONOROGO, Media Jatim News – Kreativitas pemuda Desa Tatung, Kecamatan Balong, sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi Reog Balon Carnival 2026. 

Mengusung tema ikonik "Danyange Dluko", tim kebanggaan warga Tatung ini berhasil menyabet gelar Juara 2 dalam festival yang digelar oleh Polres Ponorogo di Sirkuit Motorcross Ponorogo, Minggu (29/3).

Festival tahunan yang diikuti oleh 44 peserta dari berbagai wilayah ini berlangsung meriah. Penyerahan piagam penghargaan diberikan langsung oleh Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, kepada Kepala Desa Tatung, Rudi Sugiarto.

Simbol Budaya di Angkasa

Keunggulan utama tim Desa Tatung terletak pada desain balon udaranya yang tidak biasa. Alih-alih bentuk konvensional, mereka menerbangkan balon dengan model Reog Ponorogo yang detail dan megah.

"Tema yang kita bawa adalah balon dengan model Reog Ponorogo. Kami ingin menunjukkan bahwa tradisi tidak hanya hidup di darat melalui tarian, tapi juga bisa kita 'langitkan' melalui kreativitas balon udara," ujar Rudi Sugiarto dengan nada bangga.

Tak hanya soal visual, tim Desa Tatung juga totalitas dalam urusan atmosfer. Mereka memboyong perangkat Gamelan Reog lengkap ke lokasi lomba untuk mengiringi persiapan penerbangan balon. Suara kendang dan selompret yang menyalak membuat suasana sirkuit menjadi "gempar" dan penuh semangat.

Apresiasi dan Harapan ke Depan

Kepala Desa Tatung, Rudi Sugiarto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama semangat pantang menyerah dari para pemuda desa.

"Alhamdulillah, Juara 2 ini adalah kado indah bagi warga desa. Saya ucapkan terima kasih kepada Karang Taruna Desa Tatung yang sudah bekerja keras, serta Muspika Kecamatan Balong yang terus memberikan dukungan penuh hingga kita bisa berdiri di podium ini," ungkapnya.

Rudi berharap prestasi ini bukan sekadar seremoni musiman. Ke depannya, ia ingin Desa Tatung menjadi pelopor kreativitas di Kecamatan Balong.

"Harapan saya, prestasi ini menjadi motivasi agar pemuda kita semakin inovatif. Semoga tahun depan kita bisa kembali dengan konsep yang lebih gila lagi, lebih megah, dan tetap menjaga tradisi Ponorogo. 

Kami ingin membuktikan bahwa desa bisa berprestasi di tingkat kabupaten bahkan lebih tinggi," tutupnya. (nur)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar