Kreatif! Iptu Toni ‘Bedah’ Filosofi SPBU Ramadan di Depan Media: Dari Pertamax Hingga Solar Ada Makna Religi
Kreatif! Iptu Toni ‘Bedah’ Filosofi SBU Ramadan di Depan Media: Dari Pertamax Hingga Solar Ada Makna Religi
PONOROGO, Media Jatim News – Ada yang tak biasa dalam agenda buka puasa bersama yang digelar Polres Ponorogo bersama insan media pada Jumat (12/3/2026).
Di balik seragam tegas korps Bhayangkara, muncul pesan religius nan segar yang dikemas dengan analogi unik dunia otomotif: Filosofi SPBU Ramadan.
Adalah Iptu Toni Girindra, S.Sos., Kaurbinops Sat Samapta Polres Ponorogo, yang sukses mencuri perhatian para tamu undangan. Mengawali tausiyahnya dengan gaya nyentrik menggunakan bahasa Inggris, Iptu Toni membawa suasana formal menjadi lebih cair dan penuh tawa, namun tetap sarat makna.
Ramadan Sebagai ‘Rest Area’ Spiritual
Menurut Iptu Toni, Ramadan bukan sekadar ritual menahan lapar, melainkan sebuah SPBU rohani. Namun, SPBU yang ia maksud bukanlah tempat mengisi bensin biasa, melainkan akronim dari "Sebulan Penuh Berkah dan Keutamaan."
Ia mengajak para hadirin, termasuk Kapolres Ponorogo dan Ketua DPRD, untuk membedah "jenis bahan bakar" spiritual yang harus diisi selama bulan suci ini:
BBM (Bulan Berkah Maghfirah): Momentum emas untuk berburu ampunan Tuhan.
Pertamax (Perangi Tabiat Maksiat): Mengajak setiap individu untuk benar-benar memutus rantai kebiasaan buruk dan perilaku negatif.
Pertalite (Perhatikan Tetangga Jangan Pelit): Pesan sosial agar lebih peka terhadap kondisi sekitar, termasuk kepedulian kepada anggota dan kaum dhuafa.
Solar (Sholat Lain-lain Dan Rajin): Pengingat untuk meningkatkan intensitas ibadah, baik wajib maupun sunnah.
Tak berhenti di situ, Iptu Toni juga menyentil kebiasaan "lapar mata" saat berbuka dengan memplesetkan istilah Minimarket menjadi "Minum Makan Ora Keterlaluan" (Minum makan tidak berlebihan).
Mempererat Sinergi di Meja Makan
Kapolres Ponorogo yang hadir langsung dalam acara tersebut tampak menikmati suasana keakraban yang tercipta. Agenda ini memang dirancang oleh Kasi Humas Polres Ponorogo bukan sekadar seremonial, melainkan wadah sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan media.
"Hakikat puasa adalah pengendalian diri dan peningkatan kepekaan sosial. Melalui analogi yang dekat dengan keseharian ini, kita diingatkan untuk kembali ke fitrah," ujar Iptu Toni di akhir tausiyahnya.
Acara yang dihadiri oleh Ketua DPRD Ponorogo, Wakapolres, jajaran Pejabat Utama (PJU), dan puluhan awak media ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang hangat, mempertegas bahwa hubungan Polri dan media di Ponorogo bukan sekadar mitra kerja, melainkan keluarga. (nur).


