Dongkrak Kualitas Tembakau Ponorogo, Hj. Atika Banowati Gelar Sosialisasi Sinergi di Desa Sendang dan Krebet
Dongkrak Kualitas Tembakau Ponorogo, Hj. Atika Banowati Gelar Sosialisasi Sinergi di Desa Sendang dan Krebet
PONOROGO, Media Jatim News – Anggota DPRD Provinsi Dapil IX Jawa Timur dari Fraksi Golkar, Hj. Atika Banowati, SH., terus berkomitmen mengawal kesejahteraan petani di daerah pemilihannya.
Melalui program "Solosemiran" (Sosialisasi Peraturan Daerah dan Kebijakan Provinsi), ia menggelar sosialisasi bertema Perkebunan Potensi Tembakau di Balai Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (28/3).
Acara ini menghadirkan narasumber ahli di bidangnya, yakni M. Tunggul Swastiko, SP., MP., dan Didik Darmanto, SST, M.Si yang memberikan materi teknis mengenai perawatan tanaman dan peserta para petani dan buruh tani tembakau.
Dalam sambutannya yang penuh kehangatan, Hj. Atika Banowati menekankan pentingnya kedekatan antara wakil rakyat dengan konstituennya.
Politisi senior asal Kota Reog ini menjelaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar seremonial, melainkan membawa solusi nyata bagi para petani tembakau di Desa Sendang dan wilayah sekitarnya.
"Saya ingin di Desa Sendang ini, masyarakat yang sudah menanam tembakau produksinya bisa lebih meningkat dan berkualitas lagi. Makanya, saya menggandeng Subdin Perkebunan untuk hadir memberikan tambahan pengetahuan bagi panjenengan semua," ujar Hj. Atika di hadapan ratusan warga.
Politisi perempuan dari Dapil IX (Ponorogo, Trenggalek, Magetan, Ngawi, dan Pacitan) ini juga menambahkan bahwa melalui program Solosemiran, ia ingin memastikan masyarakat memahami kebijakan pemerintah sekaligus mendapatkan manfaat langsung dari pembinaan teknis.
"Tujuannya adalah memperbaiki kualitas tembakau panjenengan. Kalau kualitasnya bagus, tentu harga jualnya juga akan lebih baik. Inilah bentuk sinergi kami untuk memajukan masyarakat," imbuhnya.
Sementara Kepala Desa Sendang, Taufiqurrahman, menyambut baik inisiatif ini. Ia menilai materi yang disampaikan para narasumber, terutama mengenai pembuatan obat-obatan pertanian secara mandiri, sangat dibutuhkan oleh warganya.
"Kami atas nama Pemerintah Desa Sendang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Hj. Atika Banowati. Kehadiran beliau beserta tim ahli memberikan harapan baru bagi petani kami agar hasil panen tembakau tahun ini lebih maksimal," ungkap Taufiqurrahman.
Tampak antusiasme warga terlihat jelas sepanjang acara. Banyak petani yang memanfaatkan sesi tanya jawab untuk berkonsultasi langsung mengenai kendala lahan dan teknik pemupukan.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan Desa Sendang dan sekitarnya dapat menjadi salah satu sentra tembakau unggulan di wilayah Ponorogo. (nur).



