BREAKING NEWS

Aksi Swadaya Warga Cor Jalan Rusak Ngambakan-Walikukun: Besi Menyembul Bahayakan Pengendara

Aksi Swadaya Warga Cor Jalan Rusak Ngambakan-Walikukun: Besi Menyembul Bahayakan Pengendara


SUKOREJO, PONOROGO, Media Jatim News – Kondisi infrastruktur jalan yang memprihatinkan di jalur penghubung antar Kecamatan desa Walikukun menuju desa Ngambakan, Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, memicu aksi nyata dari warga setempat. 

Tak mau terus-terusan menunggu perbaikan dari pemerintah, warga bersama barisan pemuda (sinoman) turun tangan melakukan aksi pengecoran jalan secara mandiri, Kamis (12/3) malam.

Aksi ini difokuskan pada titik-titik kerusakan yang tergolong parah. 

Pantauan di lapangan menunjukkan banyak ruas jalan yang mengalami keretakan di bagian tengah, lubang dalam (jeglongan), hingga besi tulangan beton yang menyembul keluar dan membahayakan pengguna jalan.

Kamituwo Dukuh Walikukun, Mulyono, mengungkapkan bahwa aksi ini merupakan murni inisiatif warga yang merasa prihatin dengan kondisi jalur sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer tersebut.

"Kami pilih titik yang kerusakannya paling parah, terutama yang besinya sudah kelihatan dan lubang-lubang dalam. Ini murni swadaya masyarakat, baik tenaga maupun materialnya," terang Mulyono kepada awak media, Jumat (13/3/2026).


Dana yang terkumpul dari kocek pribadi warga secara sukarela mencapai sekitar Rp10 juta. 

Dana tersebut langsung diwujudkan dalam bentuk material semen dan pasir untuk menutup lubang-lubang yang dinilai paling berisiko menyebabkan kecelakaan.

Mulyono menambahkan, momentum perbaikan swadaya ini sengaja dilakukan mendekati hari raya Idulfitri. 

Mengingat volume kendaraan biasanya meningkat tajam saat mudik, warga tidak ingin ada pengendara yang menjadi korban akibat terperosok atau tersangkut besi jalan yang rusak.

"Tujuannya ya kasihan para pengendara jalan, apalagi ini mau hari raya. Arus lalu lintas pasti ramai," imbuhnya.

Meski aksi tambal sulam ini telah sedikit membantu kelancaran arus, warga tetap menaruh harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten. 

Pasalnya, perbaikan secara swadaya memiliki keterbatasan daya tahan dan jangkauan.

"Harapannya, aksi warga ini bisa segera mendapatkan perhatian yang nyata dari pemerintah daerah. Kami ingin jalan ini segera diperbaiki secara permanen agar akses ekonomi dan mobilitas warga kembali lancar dan aman," pungkas Mulyono. (mas/nur)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar