Konsolidasi Golkar Pacitan: Ali Mufthi Tekankan Integritas dan Filosofi 'Pohon Beringin' yang Mengayomi
Konsolidasi Golkar Pacitan: Ali Mufthi Tekankan Integritas dan Filosofi 'Pohon Beringin' yang Mengayomi
PACITAN, Media Jatim News – Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Ali Mufthi, S.Ag., M.Si., melakukan kunjungan kerja dalam rangka konsolidasi bersama jajaran pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Pacitan pada Senin (9/2/2026).
Bertempat di Kantor DPD Golkar Pacitan, pertemuan ini menjadi momentum penguatan struktural dan moral bagi para kader di tingkat akar rumput.
Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci partai, di antaranya: Hj. Atika Banowati, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Jajaran Pengurus Pleno DPD Golkar Pacitan, Pimpinan Kecamatan (PK) dan Pimpinan Desa (PD), Seluruh jajaran Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Pacitan.
Kepemimpinan sebagai Amanah Tuhan
Dalam arahannya yang sarat akan nilai spiritual, H. Ali Mufthi mengingatkan para kader bahwa jabatan dan kekuasaan hanyalah titipan. Beliau menekankan pentingnya menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan wewenang demi kepentingan pribadi.
"Manusia itu tidak punya apa-apa, semua milik Allah. Jangan sampai kita mengklaim apa yang sebenarnya milik Tuhan. Sebagai pemimpin, kita hanya penyalur dalam sistem mikrokosmos ini, namun hakikatnya semua kembali kepada Sang Pencipta." ungkapnya.
Ia juga memberikan peringatan keras agar para kader menjauhi praktik yang merugikan rakyat. "Kita tidak boleh memanfaatkan yang bukan hak kita untuk kepentingan pribadi. Apa yang didapatkan harus digunakan sebaik mungkin sebagai amal ibadah," tegasnya.
H. Ali Mufthi secara mendalam mengupas filosofi Pohon Beringin yang menjadi simbol Partai Golkar, mengaitkannya dengan ayat suci tentang Kasyajaratin Thoyyibah.
Ia menggambarkan partai harus seperti pohon yang akarnya menghujam kuat ke bumi (asluha tsabitun) dan cabangnya menjulang ke langit (far’uha fis-sama).
"Pohon beringin itu batangnya kuat, akarnya kuat, dan cabangnya banyak. Jika ada ranting yang tidak berfungsi, ia akan mati sendiri tanpa perlu dipetik," tuturnya menggambarkan sistem kaderisasi dan tata kelola organisasi yang alami.
Lebih lanjut, Ali Mufthi menekankan bahwa Golkar harus menjadi wadah yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat (Tu’ti ukulaha kulla hinin), memberikan manfaat nyata di setiap waktu kepada siapa pun.
"Manfaat partai ini harus bisa dirasakan oleh semua, baik itu muslim maupun non-muslim. Di lingkungan kita ada berbagai latar belakang, mulai dari PSHT, Winongo, dan macam-macam. Semua boleh bernaung dan mendapatkan manfaat di bawah pohon beringin ini," pungkasnya.
Kegiatan konsolidasi ini ditutup dengan sesi diskusi dan penguatan strategi pemenangan partai di wilayah Pacitan, dengan semangat kebersamaan untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (nur).



