BREAKING NEWS

Tindak Lanjut Jembatan Viral Penghubung Wagir Lor-Wates, Kabid Binamarga DPUPR Ponorogo Lakukan Survei Teknis

Tindak Lanjut Jembatan Viral Penghubung Wagir Lor-Wates, Kabid Binamarga DPUPR Ponorogo Lakukan Survei Teknis


PONOROGO, Media Jatim News – Kondisi jembatan yang menghubungkan Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, dengan Desa Wates, Kecamatan Jenangan, yang sempat viral di media sosial karena kondisinya yang memprihatinkan, akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. 

Pada Sabtu (17/1), Kepala Bidang (Kabid) Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Ponorogo melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau langsung lokasi tersebut.

Kunjungan ini dilakukan untuk melihat kondisi terkini jembatan yang menjadi akses vital bagi warga kedua desa. 

Selain melakukan peninjauan, tim dari Dinas PUPR  juga melakukan pengukuran teknis sebagai langkah awal rencana perbaikan permanen. 

Saat ini, jembatan tersebut hanya diperbaiki seadanya menggunakan material bambu dan kayu, yang tentu sangat berisiko bagi keselamatan pengguna jalan.

Kepala Desa Wagir Lor, Sumono, saat dihubungi mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan respons cepat atas aspirasi warga dan pemberitaan yang berkembang.

"Hari ini tadi ada survei dari teman-teman Dinas PUPR, termasuk Kabid Binamarga. Agendanya adalah melakukan pengukuran teknis untuk rencana pembuatan jembatan darurat dari plat besi minggu depan," ujar Sumono usai menemani tim survei.

Sumono menjelaskan bahwa jembatan darurat berbahan plat besi ini sangat mendesak untuk segera dibangun agar aktivitas masyarakat, terutama anak-anak sekolah, tidak terganggu. 

Jembatan yang diproyeksikan memiliki panjang sekitar 30 meter ini rencananya akan dibangun di sisi Utara jembatan yang ada sekarang.

Pemerintah Desa (Pemdes) Wagir Lor menaruh harapan besar agar pembangunan jembatan ini tidak hanya berhenti pada tahap darurat saja. 

Sumono menambahkan, pentingnya realisasi anggaran untuk pembangunan jembatan permanen di masa mendatang.

"Harapan kami, setelah berita ini viral dan ada survei, pihak dinas terkait bisa segera merealisasikan pembangunan permanen. Kami tidak ingin setelah ada jembatan darurat, pembangunan utamanya justru tertunda-tunda lagi," harap Sumono.

Ia juga mengungkapkan bahwa meski kewenangan pembangunan jembatan ini berada di tingkat kabupaten, pihak Pemdes turut merasa terbebani jika akses infrastruktur bagi warganya tidak segera diperbaiki secara layak. (nur).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar