Sabet 7 Penghargaan Nasional, Kades Bringinan Ponorogo Barno, Ungkap Rasa Syukur di Hari Desa Nasional 2026
Sabet 7 Penghargaan Nasional, Kades Bringinan Ponorogo Barno, Ungkap Rasa Syukur di Hari Desa Nasional 2026
BOYOLALI, Media Jatim News – Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Propinsi Jawa Timur kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional.
Dalam acara puncak peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang digelar di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (15/1), Desa Bringinan resmi dikukuhkan sebagai salah satu desa terbaik nasional, khususnya dalam kategori Perlindungan Pekerja Migran Indonesia tahun 2025.
Kepala Desa Bringinan, Barno, tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan bangganya saat menerima penghargaan tersebut.
Menurutnya, prestasi ini merupakan buah dari kerja keras dan kekompakan seluruh elemen masyarakat.
"Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan terima kasih kepada tim serta seluruh warga masyarakat Desa Bringinan. Tanpa dukungan dan kekompakan mereka, belum tentu hal ini bisa terjadi. Apalagi di tingkat nasional ini kita harus melalui tahapan pesaing yang cukup ketat," ujar Barno dengan nada bergetar.
Apresiasi untuk Pemkab Ponorogo dan Kementerian
Dalam kesempatan tersebut, Barno secara khusus menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Ponorogo yang terus mendampingi langkah Desa Bringinan.
"Terima kasih kepada Ibu Plt Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita yang berkenan hadir dan mendampingi kami langsung dalam penerimaan piagam penghargaan ini. Juga kepada Kepala Dinas PMD, Bapak Tony Sumarsono, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ponorogo atas dorongan dan dukungannya yang luar biasa," tambahnya.
Barno juga menyebut peran penting dari staf ahli Kementerian Desa, Bapak Sugito, yang selama ini memberikan pengarahan dan ilmu bagi kemajuan Desa Bringinan.
Koleksi 7 Penghargaan dari Berbagai Sektor
Hingga saat ini, Desa Bringinan tercatat telah mengoleksi sedikitnya tujuh penghargaan tingkat nasional dari berbagai kementerian yang berbeda. Hal ini membuktikan bahwa inovasi desa tidak hanya terfokus pada satu sektor, tetapi menyeluruh.
"Hati saya bergetar setiap kali nama Desa Bringinan disebut di tingkat Nasional. Kami sudah mendapatkan sekitar tujuh penghargaan dari kementerian yang berbeda, mulai dari sektor kesehatan, lingkungan hidup, tenaga kerja, kementerian desa, hingga koperasi," ungkap Barno bangga.
Prestasi sebagai desa terbaik dalam perlindungan pekerja migran ini diharapkan menjadi motivasi bagi desa-desa lain di Ponorogo untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan dan perlindungan bagi warganya, baik yang berada di desa maupun yang tengah mengadu nasib di luar negeri. (nur).



