BREAKING NEWS

Diduga Depresi, Lansia di Ponorogo ini Nekat Gantung Diri

Diduga Depresi, Lansia di Ponorogo ini Nekat Gantung Diri


PONOROGO, Media Jatim News - Diduga depresi Lansia (pria) berinisial MH (73) asal Desa Serangan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, pada Jum'at (29/11/2024).

Kejadian adanya orang meninggal dunia karena gantung diri pun dibenarkan oleh Kapolsek Sukorejo IPTU. Catur Juli Hermawan, S.H.M.H., karena depresi yang sudah lama hampir setahun lebih.

"Kejadian pada Jum'at, 29 Nopember 202 sekitar Pukul : 11.15 WIB. Tkp nya, di sebuah gudang rumah milik korban, laki-laki berinisial MH (73) yang berada di desa Serangan Kecamatan Sukorejo, Ponorogo," tuturnya.

Dikatakan, setelah dilakukan pemeriksaan bersama, dari hasil olah TKP dan pemeriksaan korban dari unit Identifikasi Polres Ponorogo dan Nakes Puskesmas Sukorejo  bahwa pada korban tidak ditemukan tanda tanda aniaya/ kekerasan.

"Dugaan penyebab korban gantung diri dikarenakan korban mengalami depresi (bingung) kurang lebih sudah satu tahun lamanya," jelasnya.

Barang bukti yang diamankan petugas, tali plastik warna biru panjang 4 meter.

Kronologis dan keterangan dari beberapa saksi lanjut, IPTU Catur, pada hari Jum'at , 28  November 2024 sekira pukul 11.00 wib saksi 1 saudara LN istri korban, sepulang dari sawah sesampainya di rumah  mencari keberadaan korban, di karenakan korban tidak kunjung kelihatan di rumah. 

"Selanjutnya saksi 1 mencari keberadaan korban di sekitaran rumah dan kemudian korban di temukan di ruang gudang rumah sudah dalam keadaan leher  tergantung dengan tali plastik warna biru pada kayu usuk rumah dengan ketinggian 2,5 meter dari lantai gudang rumah dan sudah dalam keadaan meninggal dunia," ungkapnya.

Kemudian saksi 1 berteriak dan memberitahukan kejadian tersebut kepada warga lainya.

Setelah itu, pihak keluarga dan perangkat desa melaporkan ke petugas Polsek Sukorejo.

Saat mendapatkan laporan tersebut, petugas pun langsung datang ke lokasi tempat kejadian perkara dan melakukan evakuasi jasad korban. (nur).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar