Terjun ke Sungai di Ponorogo, Pemotor Meninggal Dunia
Terjun ke Sungai di Ponorogo, Pemotor Meninggal Dunia
PONOROGO, Media Jatim News - Seorang warga Dukuh Blimbing Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo, berinisial SY (52) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di jalan Raya Somoroto - Sampung tepatnya di Simpang empat Ngambakan dukuh Tamanan desa Kauman Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo, Minggu (28/1/2024) pukul 05.55 Wib.
Kecelakaan tunggal yang dialami korban yakni sepeda motor yang dikendarainya, jenis Honda Astrea no pol AE 4921 SR terjun ke sungai.
Korban diketahui pagi, Minggu (28/1) dalam posisi masih di sungai dekat jembatan tertindih motor.
Kapolsek Sumoroto Kompol Haryo Kusbintoro, SH, MH, saat dikonfirmasi awak media mengatakan, terjadi laka tunggal dan menyebabkan korban meninggal dunia dilokasi kejadian.
"Korban bernama SY (52) warga desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, meninggal dunia dilokasi kejadian," ucapnya.
Kronologis kejadian lanjut, Kompol Haryo, Sepeda motor Honda Astrea berjalan dari arah Selatan menuju ke Utara.
"Sesampai di lokasi, diduga penyakit yang diderita korban kambuh, sehingga tidak mampu menahan. Dan korban jatuh ke sungai bersama sepeda motornya, hingga meninggal dunia dilokasi," terangnya.
Kejadian laka tunggal tersebut sudah dilaporkan ke unit satlantas Polres Ponorogo.
Sementara itu Supriyanto Kepala Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo saat dikonfirmasi awak media membenarkan kejadian laka tunggal yang dialami salah satu warganya hingga menyebabkan meninggal dunia.
"Benar mas, korban adalah warga desa Sukorejo, mungkin kejadiannya sudah tadi malam (Sabtu), dan tahunya baru pagi ini (Minggu)," tutur Supriyanto.
Dia juga menjelaskan, korban saat mau pergi hanya berpamitan pada keluarga kalau ingin nyekar di wilayah Tunjungan.
"Korban pamit pada keluarga, ingin nyekar di Tunjungan dan dari pihak keluarga berfikiran dikira menginap di Tunjungan," ucapnya.
Dari keterangan keluarga, lanjut Supriyanto korban memiliki riwayat sakit epilepsi.
"Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah. Semoga almarhum husnul khatimah," pungkasnya. (nur)
