Jaga Kondusifitas Wilayah, Forkopimcam dan FKPSB Sukorejo Gelar Silaturahmi Rutin
Jaga Kondusifitas Wilayah, Forkopimcam dan FKPSB Sukorejo Gelar Silaturahmi Rutin
PONOROGO, Media Jatim News - Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Forum Komunikasi Pencak Silat dan Beladiri (FKPSB) Kecamatan Sukorejo menggelar silaturahmi dan pertemuan rutin bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sukorejo.
Kegiatan tersebut berlangsung Rabu (30/9/2026) malam, pukul 20.15 hingga 21.45 WIB, bertempat di kediaman Bpk. Amrizal, S.T (Persinas ASAD) di Dukuh Walikukun, Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Sukorejo Iptu Agus Tri Cahyo Wiyono, S.H., M.H., Danramil 0802/06 Sukorejo yang diwakili Serda Ivan, Camat Sukorejo yang diwakili Kasi Trantib Zainal Arifin, Wakapolsek Sukorejo Ipda Bambang Santoso, S.H., Ketua FKPSB Kec. Sukorejo Bpk. Sukarji beserta pengurus, serta perwakilan dari 11 perguruan silat dan beladiri di antaranya PSHT, PSHW TM, Jujitsu, Cuyusika Bangau Putih, Persinas ASAD, PPS Betako Merpati Putih, PH (Persatuan Hati), Pagar Nusa, IKS PI, Cempaka Putih, dan Pandan Alas.
Dalam sambutannya, Ketua FKPSB Kec. Sukorejo Sukarji berharap seluruh perguruan pencak silat dan beladiri di Sukorejo selalu guyub rukun serta turut serta menjaga Kamtibmas. Ia juga berharap pertemuan rutin seperti ini dapat dilaksanakan secara konsisten setiap dua bulan sekali.
Sementara itu, Kapolsek Sukorejo Iptu Agus Tri Cahyo Wiyono mengapresiasi soliditas FKPSB yang selama ini telah membantu menjaga kondusifitas wilayah.
"Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat Kepolisian semata, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui FKPSB kita ingin membangun kemitraan yang solid, aman, nyaman dan kondusif, dimulai dari tingkat paling kecil yaitu lingkungan warga," ujar Kapolsek.
Ia juga mengedepankan problem solving atau penyelesaian masalah melalui musyawarah dan meminta seluruh anggota FKPSB untuk aktif memberikan informasi kepada Bhabinkamtibmas di masing-masing desa apabila terdapat potensi gangguan Kamtibmas. (nur)
