Resmi Pimpin Al Hidayah Golkar Jatim, Atika Banowati Targetkan Hidupkan Majelis Taklim hingga Akar Rumput
Resmi Pimpin Al Hidayah Golkar Jatim, Atika Banowati Targetkan Hidupkan Majelis Taklim hingga Akar Rumput
SURABAYA, Mediajatimnews.com — Kepengurusan Pengajian Al Hidayah DPD Partai Golkar Jawa Timur periode 2025–2030 resmi memulai babak baru.
Hj. Atika Banowati, S.H. dipercaya memegang kemudi organisasi perempuan tersebut setelah dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum DPP Pengajian Al Hidayah, Hetifah Sjaifudian, dalam Rapat Kerja Daerah di Hotel Mercure Grand Mirama, Surabaya, Sabtu (26/9/2026).
Di bawah kepemimpinan Hj. Atika, Pengajian Al Hidayah Jatim memikul misi besar: memastikan roda organisasi tidak sekadar aktif di tingkat provinsi, tetapi benar-benar hidup dan mengakar di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Anggota Komisi D DPRD Jatim tersebut mengungkapkan, salah satu agenda mendesak yang akan langsung digarap adalah konsolidasi struktur hingga tingkat akar rumput. Dari 38 daerah, sebanyak 32 perwakilan kabupaten/kota telah hadir dalam raker tersebut, menjadi modal awal yang solid untuk melangkah.
"Kami ingin menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur. Ke depan, kami berharap Al Hidayah semakin dikenal, semakin menggema, dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Hj. Atika.
Lebih dari Sekadar Kegiatan Keagamaan
Misi utama yang diusung Hj. Atika adalah menghidupkan kembali majelis-majelis taklim daerah sebagai wadah strategis bagi kaum perempuan.
Menurutnya, majelis taklim bukan sekadar tempat memperdalam ilmu agama, melainkan ruang pembinaan kapasitas dan pemberdayaan ekonomi-sosial masyarakat.
Kepengurusan periode 2025–2030 dirancang untuk mengintegrasikan kegiatan keagamaan dengan program pendidikan serta pengembangan potensi diri.
Melalui pendekatan ini, Hj Atika optimistis akan lahir kader-kader perempuan tangguh yang siap berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Tantangan Pembuktian Lima Tahun
Meski proses pengukuhan membutuhkan waktu, konsolidasi dan kegiatan di lapangan terus berjalan. Kini, setelah resmi dilantik, tantangan terbesar Atika dan jajarannya adalah membuktikan bahwa janji membawa Al Hidayah "menggema" di seluruh pelosok Jawa Timur bukan sekadar slogan.
Guna mencapai target tersebut, Pengajian Al Hidayah Jatim siap memperkuat sinergi lintas sektor, mulai dari ormas perempuan, elemen masyarakat, hingga jaringan Partai Golkar.
"Lima tahun ke depan akan menjadi ajang pembuktian hadirnya program kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat akar rumput.," pungkasnya. (nur).



