MDCM Jatim Terjunkan Relawan Ponorogo ke Bencana Gempa Flores, Fokus Dampingi 240 Pengungsi di Reok
LAPORAN BERITA KEMANUSIAAN
MDCM Jatim Terjunkan Relawan Ponorogo ke Bencana Gempa Flores, Fokus Dampingi 240 Pengungsi di Reok
PONOROGO, Mediajatimnews.com — Muhammadiyah Jawa Timur melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menerjunkan tim relawan untuk merespon bencana gempa bumi yang merusak wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Salah satu relawan asal Kabupaten Ponorogo, Harun Arafat, masuk dalam tim awal yang bertugas melakukan asesmen dampak bencana sejak pertengahan Agustus 2026.
Dalam laporan lapangannya, Harun menyampaikan bahwa timnya telah melakukan penyisiran cepat secara maraton selama lima hari di 7 kabupaten dan 10 titik terdampak dari ujung barat hingga ujung timur Pulau Flores.
"Berdasarkan hasil asesmen awal, MDMC Jawa Timur memfokuskan dukungan pada beberapa titik prioritas, antara lain Pos Layanan (Posyan) Reo, Posyan Pota, Posyan Riung, serta pendampingan Pos Koorindasi Daerah (Poskorda) Manggarai Barat," ujar Harun.
Fokus Layanan di Desa Salama
Saat ini, Muhammadiyah Jawa Timur resmi mengaktifkan Posyan di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Wilayah yang menjadi salah satu titik pendampingan utama berada di RT 12 RW 05, Dusun Nunang, Desa Salama.
Di lokasi tersebut, sebanyak 52 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 240 jiwa terdampak terpaksa tinggal di tenda-tenda darurat pascagempa. Untuk memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi, MDMC menyalurkan empat program intervensi utama:
Logistik: Distribusi dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.
WASH (Sanitasi & Air Bersih): Penyediaan pasokan air bersih dan penanganan sarana sanitasi.
Dapur Umum: Pengolahan serta penyiapan makanan harian bagi warga dan petugas operasional posko.
Layanan Psikososial: Pendampingan trauma healing bagi anak-anak dan warga untuk memulihkan kondisi psikologis pascabencana.
Penggalangan Donasi Kemanusiaan
Mengingat proses pemulihan pascabencana masih membutuhkan waktu, MDMC bersama Lazismu mengimbau masyarakat luas, khususnya warga Kabupaten Ponorogo, untuk turut mengulurkan tangan membantu para penyintas di Flores.
Masyarakat yang ingin menyalurkan donasi dapat mengirimkannya melalui rekening resmi Lazismu Ponorogo:
Bank Syariah Indonesia (BSI): 9000002221
Atas Nama: LAZIS MUHAMMADIYAH JATIM HUMANITY
PONOROGO, Mediajatimnews.com — Muhammadiyah Jawa Timur melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menerjunkan tim relawan untuk merespon bencana gempa bumi yang merusak wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Salah satu relawan asal Kabupaten Ponorogo, Harun Arafat, masuk dalam tim awal yang bertugas melakukan asesmen dampak bencana sejak pertengahan Agustus 2026.
Dalam laporan lapangannya, Harun menyampaikan bahwa timnya telah melakukan penyisiran cepat secara maraton selama lima hari di 7 kabupaten dan 10 titik terdampak dari ujung barat hingga ujung timur Pulau Flores.
"Berdasarkan hasil asesmen awal, MDMC Jawa Timur memfokuskan dukungan pada beberapa titik prioritas, antara lain Pos Layanan (Posyan) Reo, Posyan Pota, Posyan Riung, serta pendampingan Pos Koorindasi Daerah (Poskorda) Manggarai Barat," ujar Harun.
Fokus Layanan di Desa Salama
Saat ini, Muhammadiyah Jawa Timur resmi mengaktifkan Posyan di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Wilayah yang menjadi salah satu titik pendampingan utama berada di RT 12 RW 05, Dusun Nunang, Desa Salama.
Di lokasi tersebut, sebanyak 52 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 240 jiwa terdampak terpaksa tinggal di tenda-tenda darurat pascagempa. Untuk memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi, MDMC menyalurkan empat program intervensi utama:
Logistik: Distribusi dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.
WASH (Sanitasi & Air Bersih): Penyediaan pasokan air bersih dan penanganan sarana sanitasi.
Dapur Umum: Pengolahan serta penyiapan makanan harian bagi warga dan petugas operasional posko.
Layanan Psikososial: Pendampingan trauma healing bagi anak-anak dan warga untuk memulihkan kondisi psikologis pascabencana.
Penggalangan Donasi Kemanusiaan
Mengingat proses pemulihan pascabencana masih membutuhkan waktu, MDMC bersama Lazismu mengimbau masyarakat luas, khususnya warga Kabupaten Ponorogo, untuk turut mengulurkan tangan membantu para penyintas di Flores.
Masyarakat yang ingin menyalurkan donasi dapat mengirimkannya melalui rekening resmi Lazismu Ponorogo:
Bank Syariah Indonesia (BSI): 9000002221
Atas Nama: LAZIS MUHAMMADIYAH JATIM HUMANITY. (agus rifai/nuryasin)

