Diduga Korsleting Listrik, Kandang Ayam di Jenangan Ponorogo Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta
Diduga Korsleting Listrik, Kandang Ayam di Jenangan Ponorogo Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta
PONOROGO, Media Jatim News – Peristiwa kebakaran melanda sebuah kandang ayam yang berlokasi di kawasan Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo pada Sabtu (23/5/2026) malam. Insiden yang diduga dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik ini mengakibatkan kerugian materiil hingga puluhan juta rupiah.
Laporan kebakaran diterima oleh Regu C Pemadam Kebakaran (Damkar) Ponorogo sekitar pukul 20.15 WIB. Menanggapi laporan tersebut, petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian di Jalan Raya Puyur, Plalangan, Kecamatan Jenangan dengan menempuh jarak sekitar 9,7 kilometer.
Kepala Bidang (Kabid) Damkar dan Satpol-PP Ponorogo, Bambang Supeno, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa api dengan cepat menyebar, namun kesigapan petugas dan warga sekitar berhasil mencegah dampak yang lebih luas.
"Kami menerima laporan warga pada pukul 20.15 WIB. Anggota dari Regu C Damkar langsung berangkat satu menit kemudian dan tiba di lokasi sekitar pukul 20.30 WIB untuk melakukan penanganan," ujar Bambang Supeno saat dikonfirmasi.
Bambang menambahkan, proses pemadaman dan lokalisir api segera dilakukan demi mencegah perambatan. Mengenai penyebab utama kebakaran, pihak Damkar menduga kuat adanya masalah pada instalasi kelistrikan kandang.
"Kronologinya, api tiba-tiba muncul dan membesar dari area kandang ayam milik Ibu Mulyani. Berdasarkan pemeriksaan awal di lapangan, dugaan sementara kebakaran ini disebabkan oleh adanya korsleting listrik atau hubungan arus pendek," jelas Bambang.
Untuk menjinakkan si jago merah, Damkar Ponorogo menerjunkan 2 unit mobil pemadam kebakaran dengan nomor polisi AE 8005 TP dan AE 8134 TP. Proses pemadaman ini juga dibantu oleh personel dari Polsek Jenangan, Koramil Jenangan, serta perangkat desa setempat.
Operasi pemadaman dan pendinginan berlangsung selama satu jam dan dinyatakan selesai pada pukul 21.30 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian materiil yang dialami pemilik kandang ditaksir mencapai kurang lebih Rp20 juta.
Petugas mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pemilik usaha peternakan, untuk selalu mengecek kelaikan instalasi listrik secara berkala guna mengantisipasi kejadian serupa di kemudian hari. (nur).
